Nias Selatan Percepat Digitalisasi PAD Lewat Sumut Net
Nias Selatan — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mendorong percepatan digitalisasi transaksi daerah dengan memanfaatkan aplikasi Sumut Net Corporation untuk pembayaran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kebijakan ini disepakati dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (HLM TP2DD) pada Kamis, 22 Oktober, di Ruang Rapat Kantor Bupati Teluk Dalam.
Dorongan untuk optimalisasi layanan pembayaran
Pertemuan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, Amsarno S. Sarumaha. Fokus rapat adalah pengoptimalan layanan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara digital. Tujuannya untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Instruksi kepada OPD dan masyarakat
Amsarno mengimbau agar masyarakat dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib menggunakan aplikasi tersebut untuk penyetoran PAD. Penggunaan wajib ditargetkan untuk berbagai jenis penerimaan daerah guna menyederhanakan proses administrasi dan mempercepat realisasi pendapatan.
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
- Retribusi sampah
- Retribusi parkir
Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak agar program berjalan konsisten.
"Hambatan teknis, seperti kondisi jaringan internet yang belum stabil, tidak boleh jadi alasan menunda implementasi transaksi digital," kata Amsarno.
Peserta rapat dan langkah teknis
Rapat HLM TP2DD dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Seksama Sarumaha S.IP, para kepala OPD, manajer PT Bank Sumut Cabang Teluk Dalam Paskah Damai Sejahtera Daeli, Kepala UPTD Samsat Dedy Irvan Chaniago, serta perwakilan pejabat dan staf BPKPD. Hadir pula bendahara penerima OPD yang sudah terdaftar pada aplikasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Dalam pertemuan dibahas juga langkah teknis dukungan, seperti integrasi sistem, pelatihan petugas, dan pemantauan realisasi setoran. Bank lokal dan unit terkait diminta memperkuat layanan untuk mengakomodasi transaksi digital yang meningkat.
Implikasi dan tindak lanjut
Percepatan digitalisasi PAD diharapkan meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko kebocoran penerimaan. Selanjutnya, pemerintah daerah akan memetakan hambatan teknis dan menyusun jadwal implementasi bertahap untuk setiap OPD.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah lebih luas untuk modernisasi tata kelola keuangan daerah dan mempercepat pelayanan publik melalui transformasi digital.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
FKL dan Bunda PAUD Julok Edukasi Siswa soal Pelestarian Lingkungan
Bunda PAUD Julok bersama FKL mengedukasi siswa SD dan SMP soal pentingnya menjaga hutan, kebersihan, dan keb...
Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026
Madina mendapat predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026 atas upaya transparansi dan akuntabilit...
Polrestabes Medan Sita 1.152 Bungkus Vape Getar dari Bengkel
Polrestabes Medan menggrebek bengkel di Percut Seituan dan menyita 1.152 bungkus vape getar; satu residivis...
Dewan Pendidikan Deli Serdang Studi Tiru ke Serdang Bedagai
Dewan Pendidikan Deli Serdang melakukan studi tiru ke Serdang Bedagai pada 21 Oktober untuk memperkuat kompe...
Polsek Dolok Batunanggar Tangkap Pria Terkait Sabu 3,55 Gram
Polsek Dolok Batunanggar menangkap S di Nagori Bahung Huluan pada 20 Oktober dan menyita sabu bruto 3,55 gra...
Pemko dan Polres Siantar Gelar Rakor Antisipasi Operasi Patuh 2026
Pemko Pematangsiantar dan Polres gelar rakor persiapan Operasi Patuh 2026 dan Operasi Lilin Toba untuk menga...