Lokal

Pemko dan Polres Siantar Gelar Rakor Antisipasi Operasi Patuh 2026

Bagikan:
Rakor Pemko dan Polres Pematangsiantar persiapkan Operasi Patuh dan Lilin Toba

Pematangsiantar, 21 Oktober — Pemko Pematangsiantar bersama Polres menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mempercepat program Polisi Bersama Masyarakat, kesiapan Operasi Patuh 2026, dan pengamanan Operasi Lilin Toba menjelang Natal dan Tahun Baru. Rakor dipimpin Wakapolres Kompol Budiono Saputro di Aula Widya Satya Brata Mapolres, Jalan Sudirman.

Tujuan rakor dan arahan pimpinan

Wakapolres menyatakan rakor bertujuan menyaring masukan demi pelaksanaan kegiatan yang efektif dan terencana. Semua pihak diminta memberi saran agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar saat Nataru.

“Semua yang hadir kita minta saran dan masukannya. Saya berharap rapat ini benar-benar bisa maksimal untuk kesiapan kita di Natal dan Tahun Baru (Nataru), permasalahan-permasalahan lalu lintas di Pematangsiantar nanti kita cari solusi bersama terkait pelayanan kepada masyarakat,”

Wakapolres juga memberi apresiasi atas perbaikan jalan di Simpang Dua. Perbaikan itu dinilai dapat membantu pengalihan arus lalu lintas saat operasi nanti.

Permasalahan pedagang dan pengalihan arus

Beberapa pedagang mengeluhkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Polres dan Pemko sepakat mencari solusi yang tidak mengganggu aktivitas ekonomi namun tetap menjaga keselamatan.

“Nanti sama-sama kita maksimalkan, karena kalau kita lihat evaluasi kemarin, masih banyak permasalahan dan tantangan.”

Pihak kepolisian juga meminta bantuan Diskominfo untuk pemasangan CCTV di pos pengamanan yang menjadi objek pemantauan pimpinan. Selain itu, diminta pemasangan marka dan penetapan zona larangan parkir agar arus tertata.

Kepadatan di titik sibuk dan mitigasi

Kasat Lantas AKP Simon E. Simatupang memaparkan kondisi Kamseltibcarlantas dan titik-titik kepadatan. Ia menyoroti Jl. Sutomo dan Jl. Merdeka yang rawan terganggu oleh aktivitas penjual yang meluas ke badan jalan.

“Ada penjual di situ semakin ke tengah. Jadi ancamannya yakni keselamatan.”

Kasat Lantas meminta partisipasi semua pihak untuk edukasi, penataan parkir, dan pemangkasan pohon yang mengganggu penerangan jalan. Ia juga meminta DPKP memantau dan memperbaiki lampu jalan guna meningkatkan jarak pandang di malam hari.

Terminal, angkutan, dan peran dinas terkait

Kepala Dishub Daniel H. Siregar mengusulkan rapat lanjutan dengan pengusaha angkutan desa dan angkutan kota. Tujuannya mengatur parkir saat menunggu penumpang agar tidak menimbulkan penumpukan di ruas jalan.

“Kendalanya yakni yang kami lakukan hanya edukasi dan sosialisasi, lemahnya kami tidak bisa menindak... kami sudah melakukan komunikasi ke provinsi agar minimal kartu pengawasan dan izin track mencek dulu apakah memang masih berlaku atau tidak,”

Daniel menjelaskan langkah pasca optimalisasi Terminal Tanjung Pinggir, yaitu penjagaan mulai pagi hingga pukul 16.00, termasuk akhir pekan.

Tindak lanjut dan kesiapan fasilitas

Direktur Perusahaan Pasar menyatakan akan mengimbau pedagang agar tidak menggunakan badan jalan saat distribusi barang. Kepala DPKP menyampaikan prioritas pemasangan lampu di titik rawan macet dan pembersihan cabang pohon di ruas lintas Medan menjelang pelaksanaan operasi.

Rakor dihadiri perwakilan Dishkominfo, Damkar, rumah sakit daerah, camat, lurah, dan jajaran Polres. Semua pihak sepakat melanjutkan koordinasi teknis agar pengamanan Operasi Patuh 2026 dan Operasi Lilin Toba berjalan terukur dan aman bagi masyarakat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait