Lokal

Batubara Raih Predikat Informatif; Bupati Terima Penghargaan Keterbukaan

Bagikan:
Bupati Batubara menerima penghargaan keterbukaan informasi publik

Batubara — Kabupaten Batubara mendapat predikat Informatif dan Bupati Dr. H. Baharuddin Siagian meraih Achievement Person Award atas dedikasi dalam mendorong keterbukaan informasi publik. Penghargaan diserahkan pada perhelatan KI Sumut Award 2026 di Medan, Selasa (20/10).

Penghargaan dan penerima

Acara penganugerahan yang digelar oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan. Bupati Batubara diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Rusian Heri dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Elpandi saat menerima penghargaan.

Alasan penghargaan

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Batubara dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan kualitas pelayanan informasi kepada publik. Penilaian mengikuti rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 se-Sumatera Utara.

Imbauan pejabat terkait

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa keterbukaan informasi harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh badan publik, bukan hanya kewajiban administratif atau upaya meraih penghargaan. Ia mengingatkan bahwa keterbukaan perlu berdampak nyata bagi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Hafidha Farwa, menjelaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan amanat Pasal 28F Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menurutnya, monev bukan hanya alat ukur kepatuhan, tetapi juga sarana meningkatkan kualitas layanan informasi.

Dorongan untuk berbagi praktik terbaik

Panitia mendorong badan publik yang meraih predikat Informatif untuk berbagi pengalaman dan inovasi kepada instansi lain. Melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan, diharapkan kualitas pelayanan informasi meningkat merata di seluruh Sumatera Utara.

Selain memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), keputusan ini juga menekankan optimalisasi transformasi digital untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi publik.

Implikasi dan langkah ke depan

Keberhasilan Batubara meraih predikat Informatif dan penghargaan bagi bupati menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pemerintah daerah didorong menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya kerja demi pembangunan yang lebih partisipatif dan terpercaya.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait