Teknologi

LineShine Jadi Superkomputer Terkuat, Geser El Capitan

Bagikan:

Superkomputer LineShine di Shenzhen, China, menempati peringkat pertama dalam daftar TOP500 versi terbaru, menggusur El Capitan dari Amerika Serikat pada pengumuman Selasa. Ini menandai kali pertama sejak 2017 sebuah komputer China menguasai posisi teratas, sekaligus debut LineShine di daftar tersebut.

Kenaikan ke puncak TOP500

Menurut proyek TOP500, LineShine mencapai performa 2.198 exaflops, yang berarti mampu melakukan lebih dari dua kuintiliun perhitungan per detik. Angka ini menempatkannya di atas El Capitan, yang kini ada di posisi kedua.

Pengumuman peringkat terbaru memuat perubahan signifikan. Selain El Capitan, dua superkomputer lain dari laboratorium nasional AS berada di posisi berikutnya, sementara superkomputer Jupiter di Jerman turun ke posisi kelima.

Spesifikasi dan cara kerja

LineShine berbeda dibanding kebanyakan mesin exascale saat ini karena beroperasi sepenuhnya menggunakan prosesor konvensional atau CPU, bukan unit pemrosesan grafis (GPU) yang lazim dipakai untuk aplikasi kecerdasan buatan. TOP500 mencatat kebutuhan listriknya sekitar 42,2 megawatt untuk beroperasi.

Perbedaan arsitektur ini menonjolkan pendekatan alternatif dalam mencapai kapasitas exascale. Meski menggunakan CPU, LineShine masuk dalam kelompok lima mesin yang secara publik terverifikasi berada pada skala eksaskala.

Perbandingan peringkat dan implikasi

Secara keseluruhan, daftar terbaru hanya memuat lima mesin publik yang berstatus eksaskala. LineShine sekarang memimpin, diikuti oleh El Capitan dan dua superkomputer AS lainnya, lalu Jupiter di Jerman.

Perpindahan posisi ini sering dipandang sebagai indikator kemampuan teknologi nasional. Keberhasilan LineShine memperlihatkan bahwa pendekatan berbasis CPU dapat bersaing di tingkat tertinggi dunia, sekaligus menyorotkan investasi besar pada infrastruktur komputasi di China.

Ringkasan posisi lima teratas

  1. LineShine (Shenzhen, China) — 2.198 exaflops
  2. El Capitan (AS) — peringkat kedua
  3. Superkomputer di laboratorium nasional AS (Tennessee/Illinois) — peringkat ketiga
  4. Superkomputer di laboratorium nasional AS (Tennessee/Illinois) — peringkat keempat
  5. Jupiter (Jerman) — turun ke peringkat kelima

Perpindahan posisi pada daftar TOP500 ini dapat memengaruhi peta persaingan riset tinggi dan prioritas investasi teknologi di berbagai negara.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait