Teknologi

Komisi Ojek Online Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026

Bagikan:

Jakarta. Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek akan menurunkan komisi untuk pengemudi ojek online maksimal menjadi 8%, setelah pertemuan perusahaan dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan porsi pendapatan pengemudi yang selama ini terganggu oleh potongan hingga 20%.

Perubahan komisi dan tenggat waktu

Pengumuman itu disampaikan setelah rapat antara eksekutif kedua perusahaan dan anggota DPR pada hari Selasa. Perubahan ini berlaku untuk layanan penumpang sepeda motor GoRide dan GrabBike.

Catherine Hindra Sutjahyo, wakil kepala eksekutif GoTo Group, mengonfirmasi pelaksanaan kebijakan untuk layanan GoRide mulai 1 Juli 2026.

"Efektif 1 Juli 2026, Gojek Indonesia akan mulai menerapkan tarif komisi 8% untuk layanan angkutan penumpang sepeda motor yang dikenal sebagai GoRide."

Hal serupa disampaikan Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, yang menyatakan komitmen perusahaan menerapkan komisi 8% pada GrabBike pada tanggal yang sama.

"Kami mengumumkan bahwa Grab Indonesia akan mulai menerapkan tarif komisi 8% untuk layanan angkutan penumpang sepeda motor, yang dikenal sebagai GrabBike."

Dukungan regulasi dan kepastian hukum

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pemerintah akan memperkuat kebijakan ini melalui peraturan presiden. Langkah itu dimaksudkan memberi kepastian hukum terkait struktur tarif dan pembagian hasil bagi pengemudi.

Peraturan presiden diharapkan menjadi payung hukum yang mengikat operator dan mencegah terjadinya penyesuaian sepihak pada masa depan.

Latar belakang dan tekanan publik

Keputusan ini mengikuti seruan dari Presiden Prabowo Subianto yang mengkritik beban komisi pada pidato Hari Buruh 1 Mei lalu. Presiden meminta peningkatan porsi penghasilan pengemudi.

"Skema pembagian hasil 80% untuk pengemudi harus sekarang menjadi minimal 92% untuk pengemudi," ujar Presiden Prabowo pada saat itu.

Penurunan komisi dari skema yang memungkinkan potongan hingga 20% menjadi maksimal 8% diperkirakan langsung meningkatkan penghasilan bersih ratusan ribu pengemudi sepeda motor yang bergantung pada platform digital.

Dampak dan prospek ke depan

Pengurangan komisi akan menambah pendapatan pengemudi, namun implementasi dan pengawasan jadi kunci. Pemerintah dan DPR disebut akan memantau pelaksanaan agar komitmen dijalankan konsisten.

Ke depan, industri ride-hailing perlu menyesuaikan model bisnisnya untuk menjaga keseimbangan antara layanan konsumen dan kesejahteraan mitra pengemudi.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait