Bapenda Medan Luncurkan Fitur 'Lapor Bapenda' di Medan Smart Tax
Medan — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan meluncurkan fitur Lapor Bapenda pada aplikasi Medan Smart Tax Mobile untuk menerima pengaduan, laporan, dan permintaan informasi terkait pajak daerah. Fitur ini dibuka untuk masyarakat sejak pengumuman resmi pada Jumat (16/10) dengan tujuan mempercepat layanan dan mempermudah akses tanpa harus datang ke kantor.
Fitur dan fungsi
Lapor Bapenda memungkinkan warga menyampaikan berbagai jenis laporan. Pengaduan yang bisa diajukan antara lain terkait wajib pajak yang tidak memenuhi kewajiban, pelayanan petugas yang tidak sesuai SOP, serta oknum yang mengatasnamakan Bapenda.
- Pengaduan pelanggaran kepatuhan pajak
- Keluhan pelayanan petugas
- Laporan penyalahgunaan nama institusi
- Pertanyaan atau konsultasi terkait proses perpajakan
Cara mengakses
Masyarakat dapat mengunduh aplikasi Medan Smart Tax secara gratis melalui Google Play Store dengan kata kunci "Medan Smart Tax". Selain itu, layanan juga dapat diakses langsung melalui web di https://smarttaxmobile.medan.go.id/.
Perlindungan data dan tindak lanjut
Bapenda menjamin kerahasiaan data pelapor. Pelapor dapat memilih untuk menyampaikan laporan secara anonim jika tidak ingin menampilkan identitas. Setiap laporan yang masuk akan diproses dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme internal guna memastikan penanganan profesional dan berintegritas.
Tujuan dan harapan
Kepala Bapenda Kota Medan, M Agha Novrian, menyatakan fitur ini merupakan bagian dari komitmen meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas layanan.
"Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat. Tidak semua kebutuhan layanan harus dilakukan dengan datang langsung ke kantor. Jika masyarakat hanya ingin menanyakan informasi, berkonsultasi, atau menyampaikan kendala terkait pengurusan pajak, dapat memanfaatkan Lapor Bapenda. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu datang dan mengambil antrean hanya untuk mendapatkan informasi," kata M Agha Novrian, Jumat (16/10).
Menurut Agha, partisipasi publik penting untuk optimalisasi penerimaan daerah dan pengawasan pelaksanaan pajak. Kanal resmi ini memberi ruang bagi warga untuk berperan aktif melaporkan masalah yang berdampak pada kualitas layanan.
Dengan digitalisasi layanan, Bapenda berharap proses administrasi pajak menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau. Inisiatif ini juga diharapkan mendorong peningkatan kepatuhan pajak daerah untuk mendukung pembangunan Kota Medan.
"Pajak untuk Pembangunan Kota Medan, karena Medan untuk Semua," tutup M Agha Novrian.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan
Pemprov Sumut meluncurkan 6 Bus Perintis untuk pelajar Asahan pada 15/10, sebagai upaya meningkatkan akses t...
Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
ITSI mewisuda 445 lulusan; 90 sudah direkrut PT Agrinas. Kampus perkuat link-and-match, buka S-2, dan fokus...
Humbahas Terapkan PJJ untuk TK-SMP Akibat Asap Karhutla
Dinas Pendidikan Humbahas menerapkan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP sejak 16 Oktober 2026 akibat asap karhut...
Polresta Deliserdang Ungkap Peredaran Sabu 1 kg di Lubuk Pakam
Polresta Deliserdang menyita sabu 1 kg dan menahan satu tersangka di Lubuk Pakam setelah laporan warga pada...
Mobil tahanan polisi masuk jurang di Labuhanbatu, insiden viral
Mobil dinas polisi yang membawa belasan tahanan terjun ke jurang di Rantau Prapat, Labuhanbatu pada 16/10; p...
Pemkab Taput Revitalisasi Salib Kasih jadi Destinasi Rohani Unggulan
Pemkab Tapanuli Utara mendorong revitalisasi Salib Kasih di Siatas Barita sebagai destinasi wisata rohani un...