Teknologi

NASA Jelaskan Alasannya Kru Tanpa Perempuan di Artemis III

Bagikan:
Empat astronot Artemis III dengan latar persiapan misi

NASA mengumumkan susunan awak Artemis III pada 9 Juni 2026: keempat anggota yang dipilih semuanya pria. Pengumuman itu memicu kritik publik dan komunitas sains, sekaligus diskusi soal peluang keterlibatan perempuan pada misi selanjutnya.

Pengumuman dan reaksi publik

Susunan awak yang seluruhnya laki-laki memicu beragam tanggapan. Sejumlah komunikator sains dan profesional industri antariksa mengkritik tidak adanya perempuan dalam kru ini. Namun ada pula suara yang melihatnya sebagai bagian dari proses menuju keterlibatan perempuan lebih besar pada misi mendatang, termasuk kemungkinan seluruh awak perempuan pada Artemis IV.

“Kesuksesan kalian akan membuka jalan bagi awak Artemis 4 yang seluruhnya terdiri dari perempuan!” tulis Sian Proctor di akun Instagramnya.

Alasan resmi dan proses seleksi

Menanggapi kritik, Jared Isaacman mengatakan bahwa pemilihan awak dilakukan oleh Astronaut Office berdasarkan kebutuhan misi. Faktor yang dipertimbangkan meliputi pengalaman, keahlian teknis, keterlibatan dalam pengembangan program, dan kesiapan operasional.

“Kami akan mengumpulkan para astronot terbaik untuk menjalankan dan menyelesaikan misi tersebut,” kata Jared.

Isaacman juga menyoroti bahwa lebih dari separuh kelas kandidat astronot terbaru adalah perempuan, sehingga peluang keterlibatan lebih luas tetap terbuka dalam gelombang penugasan berikutnya.

Profil singkat kru Artemis III

Keempat awak Artemis III memiliki rekam jejak kuat di bidang antariksa. Berikut rangkuman singkat pengalaman mereka:

  • Bresnik — veteran misi pesawat ulang-alik dan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
  • Parmitano — pernah menjabat sebagai komandan ISS dan selamat dari insiden masuknya air ke dalam baju antariksa saat aktivitas luar angkasa pada 2013.
  • Rubio — memegang rekor AS untuk misi tunggal terlama di ISS, yakni 371 hari; sempat memperpanjang misi karena masalah pada kapsul kepulangan terkait kebocoran sistem pendingin.
  • Douglas — sebelumnya pernah ditunjuk sebagai awak cadangan untuk Artemis II.

Dampak dan prospek ke depan

Komposisi awak semua pria terbilang jarang tetapi bukan tanpa precedent. Di antara 37 astronot aktif NASA, sekitar 40 persen adalah perempuan, menandakan basis kandidat yang beragam.

Meski menimbulkan kritik, pengumuman ini tidak menutup kemungkinan perubahan komposisi pada misi berikutnya. Beberapa pihak memandang Artemis III sebagai langkah teknis yang fokus pada kemampuan misi, sementara Artemis IV disebut-sebut dapat menjadi kesempatan untuk menempatkan awak perempuan lebih dominan.

Perdebatan tentang keadilan representasi perempuan dalam program luar angkasa diperkirakan akan terus berlangsung seiring persiapan misi-misi Artemis berikutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait