KPK Perluas JNBA ke Indonesia Timur, Sasar Pelajar dan Komunitas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) ke wilayah Indonesia Timur pada 2026. Kegiatan akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Program ini menyasar pelajar, komunitas lokal, serta produk UMKM untuk memperkuat pendidikan dan budaya antikorupsi.
JNBA meluas ke Indonesia Timur
Perluasan itu, kata Medio Venda, Kepala Satuan Tugas Kampanye Antikorupsi KPK, bertujuan menjangkau lebih banyak masyarakat di luar wilayah barat Indonesia. Menurutnya, JNBA merupakan bagian dari strategi pendidikan KPK sejak 2018.
Sejak 2018 JNBA telah memasuki tahun ketujuh dan tercatat menjangkau lebih dari 73 kabupaten/kota di 14 provinsi. Dengan perluasan ke timur, KPK berharap kegiatan edukasi akan lebih merata.
"Melalui program JNBA, kami menginsersi nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat agar berani menolak segala bentuk perilaku koruptif," kata Medio dalam dialog bersama RRI Pro 3 di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.
Lokasi dan sasaran program
Pada 2026, JNBA direncanakan digelar di beberapa daerah, dengan fokus kota dan kabupaten yang belum banyak terjangkau sebelumnya. Pelaksanaan pertama akan berlangsung di Kota Mataram, NTB.
- Kota Mataram (NTB)
- Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT)
- Kabupaten Timor Tengah Selatan (NTT)
- Kabupaten Sumba Timur (NTT)
- Kabupaten Sumba Barat Daya (NTT)
Selain pelajar, acara akan mengundang komunitas lokal, tokoh masyarakat, dan UMKM setempat agar pesan antikorupsi lebih menyentuh kehidupan sehari-hari.
Inovasi: KPK Mengajar dan kawasan terpadu
Salah satu kebaruan tahun ini adalah program KPK Mengajar, yang dirancang mengirimkan perwakilan pemerintahan pusat ke sekolah-sekolah terpencil di wilayah timur. Program ini diharapkan memperkuat pemahaman integritas sejak dini.
"Ada satu juga kebaruan yang kita lakukan di tahun ini yaitu adalah program KPK Mengajar. Ini adalah sebagai bentuk atas kehadiran dari pemerintah pusat ke sekolah-sekolah di wilayah terpencil khususnya di bagian timur Indonesia," ujar Medio.
KPK juga memperkenalkan konsep kawasan terpadu bertema pasar malam. Di lokasi ini masyarakat dapat menikmati kegiatan edukatif, mengakses layanan publik, dan membeli produk UMKM.
"Pendekatan yang lebih inklusif diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya antikorupsi di berbagai lapisan masyarakat," tambah Medio.
Respons lokal dan harapan
Kepala Badan Penghubung Nusa Tenggara Timur, Florida Taty Satyawati, menyambut baik kehadiran JNBA. Menurut Taty, program memberi kesempatan warga mengenal peran KPK di luar citra yang menakutkan.
"Selama ini bayangan kita tentang KPK itu seperti momok. Ternyata ketika berinteraksi langsung, banyak hal yang bisa dipelajari terkait edukasi dan pencegahan korupsi," kata Taty.
Pelaksanaan JNBA di NTB dan NTT diharapkan memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya integritas dan mendorong budaya antikorupsi yang lebih kuat di wilayah timur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementerian PU Genjot Rekonstruksi 47 Jembatan Pascabencana di Sumatra
Kementerian PU mempercepat rekonstruksi permanen 47 jembatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar setelah akses darura...
Mensos Minta DNIKS Perkuat Data dan Inovasi Kesejahteraan Sosial
Mensos Saifullah Yusuf minta DNIKS perkuat data dan inovasi pada HUT ke-59 untuk percepat pencapaian SDGs da...
DPR Kecam Pengeroyokan di Bali: Jangan Main Hakim Sendiri
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati kecam pengeroyokan di Tabanan yang menewaskan pria; minta kasus diselesaikan le...
Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan 2026
Kementan menyiapkan 56 ribu pompa air di 2026 untuk mitigasi kekeringan dan menjaga pasokan air di lahan saw...
Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar untuk Warga Lampung
Kemensos menyalurkan bansos Rp390,27 miliar di Lampung pada 25 Juli 2026 untuk kebutuhan dasar dan pemberday...
Lemonilo Ajak Anak Indonesia Berani Bermimpi
Co-Founder Lemonilo mengajak anak Indonesia bermimpi tinggi dan memperkuat komitmen perusahaan untuk dukung...