Beacon Academy Galang Rp40 Juta untuk Difabel Lewat Walkathon
Beacon Academy mengumpulkan dana Rp40 juta melalui kegiatan Walkathon pada Mei 2026 untuk membantu penyandang disabilitas mendapatkan alat bantu mobilitas. Penyerahan bantuan dilakukan saat penutupan tahun ajaran pada Juni 2026 bersama Yayasan Peduli Tuna Daksa. Program ini bagian dari pembelajaran pelayanan sosial yang menanamkan empati dan tanggung jawab sejak dini.
Ringkasan kegiatan dan tujuan
Kegiatan Walkathon diselenggarakan oleh siswa Primary Years Programme Beacon Academy pada Mei lalu. Tujuannya adalah mengajarkan nilai kepedulian melalui aksi nyata dan penggalangan dana. Sekolah menyelaraskan kegiatan ini dengan kurikulum agar pembelajaran lebih kontekstual.
Penyaluran dana dan manfaat langsung
Total dana yang dihimpun mencapai Rp40 juta. Dana itu diserahkan kepada Yayasan Peduli Tuna Daksa pada Juni 2026. Bantuan akan dipakai untuk menyediakan 20 kaki palsu bagi penerima manfaat dari keluarga kurang mampu.
- Jumlah dana: Rp40 juta
- Manfaat: 20 kaki palsu
- Waktu penyerahan: Penutupan tahun ajaran, Juni 2026
Langkah ini diharapkan membuka peluang kerja, belajar, dan mobilitas mandiri bagi penerima manfaat. Sekolah menekankan bahwa tindakan kecil dari siswa dapat berdampak besar pada kehidupan orang lain.
Pembelajaran karakter melalui keterlibatan langsung
Menurut pihak sekolah, metode pembelajaran berbasis pelayanan sosial memberi pengalaman langsung bagi siswa. Keterlibatan aktif membuat siswa memahami dampak sosial dari tindakan mereka. Sekolah berharap pengalaman ini menguatkan kesadaran sosial jangka panjang.
"Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa tindakan sederhana dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan sesama," ujar Academic Advisor Beacon Academy, Arvind Chalasani.
Arvind menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, melainkan juga kepedulian terhadap lingkungan sosial sekitar. Ia menilai keterlibatan siswa menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk menciptakan perubahan bermakna.
Kolaborasi sebelumnya dan respons orang tua
Sebelumnya, Beacon Academy bekerja sama dengan Yayasan Pasien Anak Indonesia. Kolaborasi tersebut mendukung anak dengan cerebral palsy dan epilepsi melalui pengadaan stroller medis sesuai kebutuhan.
"Kami melihat langsung bagaimana anak-anak belajar memahami kondisi teman sebaya mereka dan ingin membantu," kata perwakilan orang tua siswa preschool Beacon Academy, Febriana Mustika.
Febriana menyebut pengalaman itu bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi pembelajaran hidup yang berharga bagi keluarga. Orang tua berharap inisiatif serupa terus dijalankan untuk memperkuat empati generasi muda.
Penutup: Implikasi dan harapan ke depan
Dengan pendekatan yang menghubungkan pembelajaran kelas dan pengalaman nyata, Beacon Academy berharap membentuk karakter siswa yang peduli dan inklusif. Ke depan, sekolah berencana melanjutkan kolaborasi dengan lembaga sosial untuk memperluas dampak program.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementerian PU Genjot Rekonstruksi 47 Jembatan Pascabencana di Sumatra
Kementerian PU mempercepat rekonstruksi permanen 47 jembatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar setelah akses darura...
Mensos Minta DNIKS Perkuat Data dan Inovasi Kesejahteraan Sosial
Mensos Saifullah Yusuf minta DNIKS perkuat data dan inovasi pada HUT ke-59 untuk percepat pencapaian SDGs da...
DPR Kecam Pengeroyokan di Bali: Jangan Main Hakim Sendiri
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati kecam pengeroyokan di Tabanan yang menewaskan pria; minta kasus diselesaikan le...
Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan 2026
Kementan menyiapkan 56 ribu pompa air di 2026 untuk mitigasi kekeringan dan menjaga pasokan air di lahan saw...
Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar untuk Warga Lampung
Kemensos menyalurkan bansos Rp390,27 miliar di Lampung pada 25 Juli 2026 untuk kebutuhan dasar dan pemberday...
Lemonilo Ajak Anak Indonesia Berani Bermimpi
Co-Founder Lemonilo mengajak anak Indonesia bermimpi tinggi dan memperkuat komitmen perusahaan untuk dukung...