Lemonilo Ajak Anak Indonesia Berani Bermimpi
Lemonilo mengajak anak-anak Indonesia berani bermimpi tinggi dan menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung generasi yang lebih sehat dan berdaya saing. Pernyataan itu disampaikan Co-Founder Lemonilo, Shinta Nurfauziah, dalam acara Jelajah Sapa di Jakarta Timur, Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya social impact perusahaan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Lemonilo dan misi kesehatan untuk generasi
Shinta menyebutkan bahwa sejak hampir sepuluh tahun berdiri, Lemonilo konsisten mengusung misi menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Upaya itu diarahkan untuk melahirkan generasi hebat yang mampu bersaing dan menyalurkan kebaikan.
Menurutnya, kesehatan bukan tujuan akhir melainkan sarana untuk mencapai prestasi yang lebih besar. Ia menekankan pentingnya memberi kesempatan dan dukungan kepada anak-anak agar potensi mereka dapat berkembang.
Pesan langsung kepada anak-anak
Dalam sambutannya, Shinta memberi semangat agar anak-anak tidak ragu bermimpi tinggi dan terus berusaha. Ia menyatakan kebahagiaan jika Lemonilo bisa ambil bagian dalam perjalanan setiap anak menuju cita-cita mereka.
"Saya selalu percaya bahwa kalau kita sudah ditempatkan Tuhan di posisi yang lebih baik, kita harus bertanya apa yang bisa kita lakukan untuk teman-teman yang kondisinya berbeda. Jadi sebenarnya bukan kami yang memberikan bantuan, tetapi teman-teman semua yang memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa berbagi,"
Pesan tersebut menegaskan pendekatan kemanusiaan dan rasa syukur yang menjadi dasar program community engagement Lemonilo.
Kolaborasi untuk memperluas kesempatan
Shinta mendorong penguatan kolaborasi antara dunia usaha, relawan, dan masyarakat. Tujuannya adalah memperluas kesempatan anak-anak untuk berkembang dan memastikan dukungan tidak berhenti pada kegiatan satu kali.
"Semoga kita bisa terus bergandengan tangan untuk saling membantu. Sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang lebih hebat,"
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar dampak program bisa terasa lebih luas dan berkelanjutan.
Implikasi dan prospek
Inisiatif seperti Jelajah Sapa menunjukkan peran korporasi dalam pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini. Jika ditopang kolaborasi yang konsisten, program semacam ini berpotensi memperbesar kesempatan anak-anak mencapai pendidikan dan kesehatan yang lebih baik.
Ke depan, keberlanjutan program dan sinergi dengan pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan visi menuju generasi hebat yang digaungkan Lemonilo.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...