Pokdarwis Muara Kantu Dorong UMKM dan Permainan Tradisional
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Muara Kantu di Sanggau aktif mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari pengembangan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini berjalan sejak beberapa minggu terakhir dan mendapat respons positif dari pelaku serta pengunjung.
Dorong UMKM, buka ruang pemasaran lokal
Ketua Pokdarwis Sanggau, Yunita Muslimah, menyatakan bahwa kegiatan UMKM di kawasan Muara Kantu semakin intensif dan menjadi ruang pemasaran yang menjanjikan untuk produk lokal. Aktivitas ekonomi tetap ramai meski peserta berjualan secara bergantian setiap minggu.
"Peserta UMKM terus bertambah setiap minggu meski bergantian. Yang aktif berjualan secara konsisten sekitar 50 pelaku UMKM,"
Menurut Yunita, keberadaan pasar wisata ini membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan omset secara bertahap. Selain itu, lokasi wisata dipandang sebagai tempat promosi yang efektif bagi produk lokal.
Melestarikan permainan tradisional sebagai edukasi
Selain fokus pada UMKM, Pokdarwis Muara Kantu mengangkat konsep pelestarian budaya lewat permainan tradisional. Tujuannya untuk memberi pengalaman edukatif sekaligus rekreatif bagi anak-anak dan keluarga yang berkunjung.
Beberapa permainan yang diperkenalkan antara lain:
- Terompah
- Egrang
"Sejak awal kami mengusung konsep melestarikan budaya melalui permainan tradisional. Permainan yang diperkenalkan antara lain terompah dan egrang,"
Permainan tradisional ini mendapat sambutan hangat karena mengajak anak bergerak dan berinteraksi secara langsung, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gawai.
Dampak sosial dan prospek pengembangan wisata
Hadirnya kegiatan UMKM dan permainan tradisional membawa dampak sosial positif. Keluarga yang datang merasa lebih nyaman karena anak-anak lebih aktif, sementara pelaku usaha menikmati peningkatan kunjungan pelanggan.
"Anak-anak sangat antusias memainkan permainan tradisional. Orang tua juga senang karena anak-anak menjadi lebih jarang bermain gawai,"
Yunita berharap Muara Kantu terus berkembang sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Sanggau. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, kawasan ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Ke depan, keberlanjutan program akan bergantung pada dukungan pemerintah daerah, partisipasi komunitas, dan promosi yang terarah untuk menarik lebih banyak wisatawan.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...