Nasional

Bapanas Perkuat Koperasi Merah Putih untuk Sistem Pangan

Bagikan:
Koperasi Desa Merah Putih mendukung penyaluran pangan nasional

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam ekosistem pangan nasional. Kebijakan yang ditekankan pada Rakortas di Jakarta, Senin 20 Juli 2026, bertujuan memperluas penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta penyerapan gabah dan jagung di tingkat desa untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga.

Peran KDKMP dalam distribusi pangan

Bapanas meminta KDKMP bersinergi dengan program-program pemerintah sebagai penyalur bantuan bersubsidi dan offtaker hasil panen. Instruksi Presiden Nomor 3 dan Nomor 4 Tahun 2026 menjadi dasar pelaksanaan peran tersebut.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kami dorong menjadi bagian dari ekosistem pangan nasional. Dasar regulasinya sudah tersedia, sehingga sekarang fokus kami adalah memastikan pelaksanaannya di lapangan berjalan dengan baik

Uraian di atas disampaikan oleh Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, saat Rakortas KDKMP.

Data kelembagaan KDKMP

Berdasarkan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMKOPDES) per 15 Juli 2026, perkembangan kelembagaan menjadi modal penting untuk operasional KDKMP.

  • 83.382 KDKMP telah berbadan hukum
  • 79.707 koperasi memiliki akun SIMKOPDES
  • 60.779 koperasi telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB)

Angka-angka ini menjadi dasar optimisme pemerintah bahwa KDKMP siap mendukung penyaluran program pangan hingga ke desa.

Realisasi penyaluran beras SPHP

Bapanas mencatat realisasi penyaluran beras SPHP nasional hingga 19 Juli 2026 mencapai 493,8 juta kilogram, atau setara dengan 59,6 persen dari target nasional sebesar 828 juta kilogram. Dari jumlah tersebut, 9,44 juta kilogram telah disalurkan melalui KDKMP.

Sarwo Edhy menyebut capaian ini sebagai pijakan awal untuk memperkuat fungsi KDKMP sebagai offtaker gabah, beras, dan jagung sesuai amanat regulasi.

Pernyataan pejabat terkait

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pembangunan KDKMP hampir rampung dan siap dioperasikan dalam beberapa tahap.

Pertama, kami jelaskan Kopdes ini sudah hampir rampung sebanyak 35.872. Insyaallah di bulan Agustus bisa selesai. Sekarang kita akan menempatkan orang-orang agar ini bisa berjalan dengan baik

Misalnya harga gabah yang ditetapkan pemerintah Rp6.500, di situ gabahnya Rp5.000. Maka nanti yang akan membeli adalah Koperasi Desa Merah Putih sebagai offtaker. Jadi jangan dibayangkan Kopdes itu supermarket

Langkah implementasi dan koordinasi

Ke depan, pemerintah memfokuskan penyempurnaan mekanisme pelaksanaan di lapangan agar program berjalan efektif. Koordinasi dengan Perum Bulog dan PT Agrinas Pangan Nusantara selama masa transisi akan diperkuat. Selain itu, dukungan pembiayaan juga akan dipastikan berjalan sesuai ketentuan.

Dengan kesiapan kelembagaan dan realisasi distribusi, pemerintah berharap KDKMP dapat memperkuat rantai pasok pangan di desa dan menjaga stabilitas harga bagi produsen maupun konsumen.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait