Pramono Sambut Kolaborasi Ormas untuk Perkuat UMKM Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut rencana kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan, termasuk Rekat Indonesia dan Gerakan Dapur Indonesia (Garuda Indonesia), untuk mendorong ekonomi kerakyatan dan penguatan UMKM. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Minggu, 28 Juni 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal.
Dukungan Pemerintah untuk Sinergi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai keterlibatan ormas penting untuk memperluas jangkauan program ekonomi. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat upaya pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Respons dari Rekat Indonesia dan Garuda Indonesia
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Rekat Indonesia, Heikal Safar, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program Pemerintah Jakarta. Ia menilai langkah itu sejalan dengan tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Perhatian terhadap pemberdayaan pelaku usaha, khususnya UMKM, kami berharap langkah tersebut dapat terus berlanjut. Sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,"
Fokus pada UMKM dan Sektor Jasa
Menurut Heikal, Jakarta memiliki potensi besar sebagai pusat perekonomian nasional, terutama di sektor jasa dan perdagangan. Ia melihat kolaborasi ormas dan pemerintah sebagai peluang membuka akses pasar dan layanan bagi pelaku usaha mikro.
"Sebagai pusat perekonomian nasional, Jakarta memiliki potensi besar di sektor jasa dan perdagangan. Kami melihat berbagai langkah Pemerintah Jakarta merupakan strategi yang dapat membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha,"
Langkah Konkret dan Dampak yang Diharapkan
Pemerintah dan ormas diharapkan menyusun program terukur untuk pelatihan, pembiayaan, dan pemasaran bagi UMKM. Fokus utamanya mencakup:
- Pemberdayaan kapasitas usaha mikro dan kecil
- Pengembangan akses pasar dan jaringan distribusi
- Pendampingan usaha agar mampu bersaing secara berkelanjutan
Heikal juga menegaskan komitmen organisasi untuk mengawal isu kebangsaan, persatuan, dan keadilan sosial, serta mendukung program pembangunan di tingkat nasional dan daerah. Ia berharap kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM agar berkembang dan berdaya saing.
Pemerintah Provinsi DKI dan mitra ormas kini menghadapi tugas menyusun rencana aksi bersama yang konkret. Implementasi kedepan akan menentukan seberapa besar dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan warga Jakarta.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Menhub Tawarkan Kereta Logistik Kalimantan ke Investor Swasta tanpa APBN
Menhub tawarkan pembangunan kereta logistik Kalimantan kepada investor swasta dengan skema investasi tanpa A...
Harga Emas Antam Stabil di Rp2,66 Juta per Gram (28 Juni 2026)
Harga emas Antam per 28 Juni 2026 stabil di Rp2.660.000 per gram, dengan pilihan pecahan 0,5–1.000 gram ters...
Produksi Pangan Meningkat, Petani Siapkan Strategi Hadapi El Nino
Produksi pangan naik, petani optimis berkat harga gabah, akses pupuk, dan varietas genjah untuk menghadapi r...
DPR Dorong Pengembangan Kawasan Industri Merata di Luar Jawa
Anggota Komisi VII DPR mendorong RUU Kawasan Industri untuk memperluas pengembangan industri ke luar Jawa, m...
Pelanggan Stasiun Cepu Naik 22,9% Jan–Mei 2026
Stasiun Cepu melayani 281.706 penumpang Jan–Mei 2026, naik 22,90% dan mendorong konektivitas ekonomi Blora.
KA Kertanegara Layani 168.085 Penumpang Jan–Mei 2026
KA Kertanegara angkut 168.085 penumpang Jan–Mei 2026, naik 5,29% dari tahun lalu; layanan rute Malang–Purwok...