Nasional

Kemkomdigi dan OJK Bersinergi Perkuat AI di Ekosistem Keuangan

Bagikan:
Wamenkomdigi Nezar Patria menyampaikan pernyataan pada OJK Digination Day 2026 di Jakarta

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan Kemkomdigi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan digital melalui pemanfaatan Artificial Intelligence/AI. Pernyataan itu disampaikan pada acara OJK Digination Day 2026 di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Tujuannya adalah memastikan inovasi AI di sektor keuangan memberi manfaat sekaligus aman bagi masyarakat.

Ruang lingkup kolaborasi

Menurut Nezar, kerja sama akan fokus pada penyelarasan prinsip tata kelola AI, pengembangan talenta, dan pengujian inovasi lewat sandbox lintas sektor. Langkah ini diharapkan memfasilitasi uji coba teknologi secara terkendali sambil menjaga perlindungan konsumen.

  • Penyelarasan prinsip tata kelola AI di sektor keuangan
  • Pembangunan kapasitas dan talenta digital
  • Pengujian inovasi melalui cross-sector sandbox

Tata kelola AI yang tengah disiapkan

Nezar menegaskan pemerintah sedang menyiapkan kerangka tata kelola sebelum penggunaan AI meluas. Kerangka ini akan mengatur batas kewenangan AI, mekanisme pengawasan, dan akuntabilitas keputusan berbasis AI. Selain itu, perhatian diberikan pada mitigasi risiko interaksi antar sistem AI.

Landasan kebijakan dan etika

Kemkomdigi telah memiliki Surat Edaran Menkominfo Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial. Di sisi lain, pemerintah tengah menyusun Peta Jalan dan Panduan Etika AI sebagai acuan tata kelola nasional. Dokumen-dokumen ini diharapkan menjadi rujukan bagi regulator dan pelaku industri.

"Kolaborasi antara Komdigi dan OJK inilah yang akan menjadi tulang punggung ekosistem keuangan digital yang inovatif sekaligus aman,"

— Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital.

Implikasi dan prospek

Kolaborasi ini berpotensi mempercepat adopsi teknologi finansial berbasis AI yang lebih bertanggung jawab. Dengan tata kelola dan pengawasan yang jelas, inovasi dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek keamanan dan perlindungan konsumen. Ke depan, pengawasan terpadu dan pengembangan talenta akan menjadi kunci keberlanjutan ekosistem.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait