Nasional

Profil KH Muhammad Thohir: Ulama Besar yang Namanya Diabadikan di RSUD Krui

Bagikan:
Peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui oleh Presiden Prabowo di Pesisir Barat Lampung

Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui di Pesisir Barat, Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. Penamaan rumah sakit itu menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian KH Muhammad Thohir sebagai tokoh agama dan pendidik yang berpengaruh di wilayah Krui.

Siapa KH Muhammad Thohir

KH Muhammad Thohir lahir dengan nama Adjma sebagai putra H Ahmad Khotib, keturunan Banten yang menetap di Krui. Ia dikenal luas oleh masyarakat Lampung karena ketegasan prinsip syariat dan sikap santunnya dalam berdakwah.

Pendidikan dan perjalanan ilmu

Sejak muda, Adjma menekuni pendidikan agama. Pendidikan awal diperoleh di lingkungan keluarga dan kampung. Pada usia 16 tahun ia menunaikan haji ke Makkah dan kemudian dikenal sebagai Haji Muhammad Thohir.

Perjalanan menuntut ilmu dilanjutkan ke berbagai pusat keilmuan Islam. Di antaranya:

  • Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir;
  • studi di Madinah dan wilayah Palestina;
  • pendalaman ilmu di Baghdad, Irak, termasuk berguru kepada penerus Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Perjalanan tersebut ditempuh dalam keterbatasan sarana transportasi. Beberapa perjalanan antardaerah bahkan dilakukan dengan berjalan kaki bersama sahabatnya.

Aktivitas dakwah dan pendidikan

Setelah kembali ke tanah air, KH Muhammad Thohir aktif mengajar ratusan santri tanpa memungut biaya. Pada 1925 ia mendirikan rumah besar bernama Lamban Pardasuka, yang menjadi pusat pendidikan sekaligus tempat tinggal para santri.

Metode dakwahnya bersifat bergilir, dari kampung ke kampung, sehingga pendidikan agama lebih merata. Pemerintah Hindia Belanda pernah mengangkatnya sebagai guru agama di Krui. Selain mengajar, ia juga membantu masyarakat yang sakit, menerima warga yang tinggal berminggu-minggu di rumahnya hingga pulih.

Peran dalam Nahdlatul Ulama dan gagasan visioner

Pada 1936, KH Muhammad Thohir hadir dalam Muktamar Nahdlatul Ulama di Menes, Banten. Di forum itu ia mengusulkan pendirian lembaga pendidikan dan Muslimat NU, serta mengemukakan gagasan pembentukan bank berbasis prinsip Islam.

Usulan bank Islam tersebut dinilai visioner dan memiliki kemiripan dengan prinsip perbankan syariah yang berkembang belakangan.

Warisan dan pengabadian nama

KH Muhammad Thohir wafat pada 18 Januari 1950 di Krui, namun namanya tetap dikenang masyarakat Pesisir Barat. Penggunaan namanya untuk RSUD Krui menjadi bentuk penghormatan atas jasa beliau di bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial.

Pengabadian ini juga memperkuat ikatan sejarah lokal dan mengingatkan generasi kini akan pentingnya dedikasi ulama dalam pembangunan komunitas.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait