Kemenhub-Korlantas Perkuat Sinergi Wujudkan Zero ODOL
Kementerian Perhubungan memperkuat kerja sama dengan Korlantas Polri untuk meningkatkan keselamatan transportasi dan kelancaran distribusi logistik. Pertemuan antara Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Wibowo digelar di Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026, dengan fokus pada implementasi Zero ODOL, pengamanan Nataru, dan Hari Keselamatan Lalu Lintas Nasional.
Pertemuan dan tujuan kolaborasi
Menhub Dudy menyebut Korlantas sebagai mitra strategis dalam upaya meningkatkan keselamatan dan pelayanan publik. Koordinasi lapangan menjadi sorotan utama agar pelayanan kepada masyarakat lebih efektif.
Menurut Dudy, sinergi antarlembaga penting karena petugas kedua pihak kerap berada di titik-titik yang sama, seperti simpul transportasi dan lokasi penertiban.
"Dalam banyak situasi, insan perhubungan dan jajaran Korlantas sering berada di titik yang sama, di simpul-simpul transportasi, serta lokasi-lokasi yang membutuhkan koordinasi. Karena itu, silaturahmi seperti ini memiliki arti yang sangat penting,"
Agenda strategis: Zero ODOL, Nataru, dan Hari Keselamatan
Pertemuan membahas tiga agenda utama. Pertama, implementasi Zero ODOL untuk menekan kendaraan yang melebihi sumbu dan dimensi. Kedua, pengamanan Nataru untuk menjaga kelancaran arus mudik dan distribusi. Ketiga, persiapan Hari Keselamatan Lalu Lintas Nasional sebagai momen kampanye keselamatan.
Ketiga agenda itu dipandang saling terkait untuk memperkuat keselamatan transportasi dan menjaga stabilitas rantai pasok nasional.
Pentingnya perencanaan matang untuk Zero ODOL
Kakorlantas Polri Wibowo menekankan bahwa penerapan Zero ODOL harus direncanakan secara matang. Tujuannya agar kebijakan tidak mengganggu sistem distribusi logistik, terutama menjelang momen-momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri.
"ODOL ini bukan sekadar pelanggaran biasa karena banyak faktor yang sangat mempengaruhi. Pelaksanaannya harus betul-betul direncanakan dengan matang sehingga tidak mengganggu sistem distribusi logistik nasional,"
Dampak praktis dan langkah ke depan
Menhub menegaskan komitmen Kemenhub untuk menjadi mitra aktif dalam pelaksanaan kebijakan bersama Korlantas. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan keselamatan perjalanan, menertibkan lalu lintas, dan memperlancar distribusi barang agar masyarakat mendapat pelayanan terbaik.
Kolaborasi ini diproyeksikan berlanjut ke koordinasi operasional di lapangan, peningkatan patroli terpadu, serta sosialisasi kebijakan kepada pelaku angkutan barang. Langkah-langkah itu diharapkan memberi dampak nyata bagi keselamatan dan kelancaran logistik nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Gempa M6.2 Guncang Mindanao Filipina, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa tektonik M6,2 mengguncang Mindanao, Filipina pada 14 Juli 2026; BMKG melaporkan kedalaman 35 km dan me...
Kemensos dan BNN Perbarui MoU untuk Rehabilitasi Korban Narkoba
Kemensos dan BNN menyusun MoU baru pada 13 Juli 2026 untuk integrasikan rehabilitasi medis, sosial, dan pemb...
Kemensos Lanjutkan Pemetaan Talenta Sekolah Rakyat Lewat Talent DNA
Kemensos melanjutkan pemetaan talenta Sekolah Rakyat dengan tes Talent DNA dan dukungan ESQ, dimulai MPLS 14...
Mensos: Pemda Kunci Pemutakhiran DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
Mensos Saifullah Yusuf menegaskan pemda harus aktif memutakhirkan DTSEN agar penyaluran bansos lebih tepat s...
Bansos PKH dan BPNT Triwulan III Cair Mulai 20 Juli 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT triwulan III dimulai 20 Juli 2026 menggunakan DTSEN terbaru; perubahan peneri...
Kemensos Tetapkan 28.478 Siswa Baru Sekolah Rakyat 2026
Kemensos menetapkan 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat 2026; jumlah masih dapat bertambah setelah verifikasi d...