14 Juli: Hari Pajak Nasional, Bastille, dan Peringatan Lainnya
Tanggal 14 Juli 2026 jatuh pada hari Selasa dan diperingati sebagai beberapa momentum penting di dalam dan luar negeri. Di Indonesia, tanggal ini menjadi Hari Pajak Nasional. Di tingkat internasional, 14 Juli juga dikenal sebagai Hari Bastille, Hari Kesadaran Hiu, serta Hari Pandemonium.
Ringkasan peringatan 14 Juli
Beragam peringatan pada 14 Juli memiliki akar dan makna berbeda. Sebagian berkaitan dengan sejarah politik, sebagian lain berfokus pada konservasi atau budaya populer. Berikut daftar peringatan yang jatuh setiap 14 Juli:
- Hari Pajak Nasional (Indonesia)
- Hari Bastille (Prancis)
- Hari Kesadaran Hiu
- Hari Pandemonium
Hari Pajak Nasional: asal usul dan makna
Di Indonesia, Hari Pajak Nasional diperingati setiap 14 Juli untuk meningkatkan kesadaran publik tentang peran pajak dalam pembangunan. Peringatan ini menegaskan bahwa pajak merupakan sumber utama penerimaan negara.
Penetapan hari ini merujuk pada Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017. Keputusan tersebut mengikat pada aspek historis pembahasan konstitusi Indonesia.
Istilah "pajak" pertama kali tercatat muncul pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada 14 Juli 1945, ketika rancangan Undang-Undang Dasar memasukkan ketentuan mengenai pajak untuk keperluan negara. Sejak itu pajak menjadi bagian penting dari pembiayaan negara.
Hari Bastille: simbol revolusi dan kebebasan
Hari Bastille menandai serangan rakyat terhadap Benteng Bastille pada 1789, peristiwa yang menjadi pemicu Revolusi Prancis. Momen ini melambangkan perlawanan terhadap monarki absolut dan tuntutan kebebasan serta persamaan.
Penyebab revolusi meliputi krisis ekonomi, kelangkaan pangan, dan beban pajak yang berat bagi rakyat. Pemerintah Prancis kemudian menetapkan Hari Bastille sebagai hari libur nasional pada 1880, dan perayaan itu tetap berlangsung setiap tahun.
Hari Kesadaran Hiu: perlindungan ekosistem laut
Hari ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap hiu dan perannya dalam ekosistem laut. Hiu termasuk predator puncak yang membantu menjaga keseimbangan rantai makanan di laut.
Para ilmuwan memperkirakan hiu telah menghuni Bumi lebih dari 420 juta tahun. Namun, populasi hiu menurun akibat penangkapan berlebihan dan perdagangan sirip hiu, sehingga organisasi konservasi mendorong perlindungan spesies ini.
Hari Pandemonium: ajakan spontan namun bertanggung jawab
Pandemonium awalnya muncul dalam karya John Milton, Paradise Lost, sebagai nama ibu kota neraka. Maknanya kemudian bergeser menjadi suasana riuh atau kacau.
Perayaan Hari Pandemonium mengajak masyarakat menikmati spontanitas dalam keseharian. Namun peringatan ini juga menekankan pentingnya tetap bertanggung jawab dan menghormati hak serta norma orang lain.
Kombinasi peringatan pada 14 Juli menunjukkan bagaimana satu tanggal dapat menyimpan beragam makna: dari urusan negara dan sejarah politik hingga pelestarian alam dan ekspresi budaya. Peringatan-peringatan ini mendorong refleksi tentang peran individu dan kolektif dalam masyarakat.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengapa Maulid Diperingati Setiap 12 Rabiul Awal?
12 Rabiul Awal umum dipakai untuk peringatan Maulid Nabi sebagai momentum mengenang kelahiran dan meneladani...
25 Agustus 2026: 5 Peringatan dari Maulid hingga Hari Perumahan
25 Agustus 2026 memuat lima peringatan penting, termasuk Maulid Nabi dan Hari Perumahan Nasional, serta peri...
Visa Schengen Hingga 5 Tahun dan Beasiswa ke Eropa
Duta Besar Uni Eropa paparkan skema visa cascade yang bisa beri akses multi-entry hingga lima tahun serta ra...
Beragam Tradisi Maulid Nabi di Indonesia: Sekaten hingga Panjang Jimat
Maulid Nabi diperingati 12 Rabiul Awal; di Indonesia dirayakan lewat tradisi lokal seperti Sekaten, Garebeg...
Kemenbud Siapkan 3 Pilar Pemulihan Desa Adat Sade
Kemenbud siapkan tiga pilar pemulihan fisik, ekonomi, dan kebudayaan untuk Desa Adat Sade setelah kebakaran...
Tradisi Maulid di Indonesia: Sekaten, Baayun, Maudu dan Lainnya
Indonesia merayakan Maulid dengan tradisi lokal seperti Sekaten, Baayun Maulid, Maudu Lompoa, Walima, dan En...