Kemendag Fasilitasi 1.021 UMKM, Potensi Transaksi Rp5,95 T
Kementerian Perdagangan memfasilitasi 1.021 UMKM melalui program business matching sepanjang Januari–Juli 2026. Kegiatan ini mencatat total nilai pesanan dan potensi transaksi sebesar USD 333,68 juta atau setara Rp5,95 triliun, yang terdiri dari purchase order dan prospek transaksi.
Hasil utama Januari–Juli 2026
Dari 546 kegiatan business matching yang difasilitasi, Kemendag mencatat realisasi pesanan dan potensi transaksi yang menonjol. Rinciannya menunjukkan kombinasi presentasi bisnis dan pertemuan dengan buyer di pasar internasional.
| Periode | UMKM | Jumlah Kegiatan | PO (USD) | Potensi (USD) | Total (USD) | Total (Rp) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Januari–Juli 2026 | 1.021 | 546 | 58,06 juta | 275,61 juta | 333,68 juta | Rp5,95 triliun |
| Juli 2026 (khusus) | 396 | 122 | 21,34 juta | 60,99 juta | 82,33 juta | - |
Rinciannya pada Juli 2026
Pada Juli 2026, Kemendag memfasilitasi 122 kegiatan business matching yang melibatkan 396 UMKM. Bentuk kegiatannya terdiri dari 44 sesi pitching dan 78 pertemuan langsung dengan buyer.
Sebanyak 79 buyer dari 15 negara ikut serta pada bulan tersebut, menghasilkan nilai kegiatan sebesar USD 82,33 juta. Nilai ini terdiri atas PO sebesar USD 21,34 juta dan potensi transaksi USD 60,99 juta.
Negara tujuan dan produk yang diminati
Buyer datang dari berbagai negara sehingga membuka peluang pasar beragam. Negara-negara tujuan pada Juli 2026 antara lain:
- Malaysia
- Inggris
- Arab Saudi
- India
- Amerika Serikat
- Nigeria
- Meksiko
- Tiongkok
- Australia
Produk yang diminati mencakup:
- Produk susu
- Pakan ternak
- Sarang burung walet
- Obat-obatan
- Fesyen
- Kerajinan dan dekorasi rumah
- Makanan dan minuman olahan
Peran perwakilan dan mitra
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag menegaskan peran penting perwakilan perdagangan RI dalam menjaring buyer potensial. Kemendag juga bekerja sama dengan berbagai instansi pembina UMKM, antara lain:
- Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia
- Sarinah
- Bank Indonesia
- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat
- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur
- Export Center
Pendekatan business matching menjadi salah satu upaya Kemendag untuk memperluas akses pasar ekspor bagi UMKM. Sepanjang Januari–Juli 2026, Kemendag telah mempertemukan lebih dari seribu UMKM dengan buyer dari berbagai negara - Puntodewi
Penutup: langkah ke depan
Kemendag menegaskan akan terus memperkuat pendampingan dan fasilitasi agar lebih banyak UMKM siap masuk pasar global. Program business matching diarahkan tidak hanya menghasilkan pesanan sesaat, tetapi mengubah peluang menjadi kerja sama dagang yang berkelanjutan.
Kemendag akan terus memperkuat pendampingan dan fasilitasi agar semakin banyak UMKM yang siap masuk pasar global - Puntodewi
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.