Nasional

Lisa Lahirkan Anak Jantan di Tesso Nilo, Kondisi Sehat

Bagikan:

Gajah binaan bernama Lisa, usia 45 tahun, melahirkan seekor anak gajah jantan yang sehat pada Senin malam, 29 September 2026, di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Kelahiran terjadi di Camp Elephant Flying Squad (EFS), SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Desa Lubuk Kembang Bunga, dan menjadi tanda interaksi reproduktif antara populasi gajah binaan dan liar di kawasan tersebut.

Detil kelahiran dan kondisi bayi

Proses persalinan berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB dan berjalan secara mandiri. Tim gabungan—mahout, dokter hewan, dan perawat satwa—telah memantau Lisa setelah menemukan tanda-tanda persalinan, seperti pengerasan kelenjar susu dan peningkatan kegelisahan.

Sekitar 20 menit pasca kelahiran, bayi gajah sudah mampu berdiri dan menumpu tubuhnya sendiri. Pemeriksaan awal tim medis menunjukkan kondisi bayi sehat.

Parameter Nilai
Tinggi badan 96 cm
Panjang badan 101 cm
Lingkar dada 125 cm
Suhu tubuh 36 °C
Perkiraan berat ~129 kg

Pemantauan intensif pasca lahir

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, menyatakan kelahiran ini merupakan kelahiran keenam bagi Lisa.

"Kelahiran tersebut merupakan yang keenam bagi Lisa," ucap Heru Sutmantoro.

Tim medis satwa dan mahout kini melakukan pengawasan 24 jam. Tujuannya memastikan bayi mendapat asupan air susu induk dan menjaga stabilitas kondisi induk serta anak.

"Saat ini, tim medis satwa bersama para mahout melakukan pengawasan selama 24 jam. Untuk memastikan asupan air susu induk serta menjaga kondisi induk dan anak gajah tetap stabil," ucapnya.

Arti kelahiran untuk konservasi

Kelahiran ini menunjukkan adanya interaksi reproduktif antara gajah binaan dan gajah liar di wilayah TNTN. Interaksi semacam ini berpotensi memperkuat kesinambungan genetik populasi gajah Sumatra di alam.

Selain aspek biologis, peristiwa tersebut dipandang sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga habitat gajah dan keberlangsungan populasinya.

Tim konservasi berharap kelahiran ini dapat mendorong dukungan lebih luas bagi upaya pelestarian gajah Sumatra di kawasan TNTN dan sekitarnya.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait