Bobby: Bukan Kelangkaan, Melainkan Kekurangan Pengemudi Truk BBM
MEDAN, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan masalah pasokan BBM yang disorot publik bukan disebabkan stok menipis, melainkan kekurangan pengemudi truk distributor. Pernyataan itu disampaikan usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (14/7).
Penyebab gangguan distribusi
Bobby menjelaskan gangguan distribusi muncul setelah terjadi pemberhentian massal terhadap pengemudi truk pengangkut BBM. Dampaknya, sejumlah truk distributor tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.
Ini sebenarnya bukan kelangkaan BBM-nya, tapi yang langka itu adalah pengemudi yang mengantar BBM-nya
Menurut dia, masalah ini bersifat operasional pada sisi tenaga pengemudi, bukan masalah pasokan bahan bakar di depot atau kilang.
Langkah cepat pemerintah
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah provinsi sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan aparat keamanan. Koordinasi ditujukan untuk mencari solusi sementara agar distribusi tidak terganggu lebih lama.
Kami sudah koordinasi dengan Pertamina dan juga dengan teman-teman kepolisian. Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan pengemudi dan tim pengamanan untuk menggantikan sementara para driver yang proses perekrutannya belum selesai
Bobby menegaskan tim pengemudi pengganti dari TNI dan kepolisian disiagakan mulai malam ini untuk menutup kekosongan operasional truk distributor BBM. Penjagaan dan pengantaran sementara ini dimaksudkan menjaga ketersediaan BBM di daerah.
Status personel dan tindak lanjut
Jumlah personel dan pengemudi pengganti yang dibutuhkan belum dipastikan. Bobby mengatakan angka pastinya masih dibahas bersama Pertamina dan pihak terkait.
Untuk jumlah personel, jumlah driver yang dibutuhkan bersama Pertamina, ini masih dikoordinasikan. Yang pasti, dari kepolisian kami perintahkan siap meng-cover-nya untuk sementara
Pemprov akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan semua pihak agar distribusi kembali normal. Jika upaya penggantian pengemudi berjalan sesuai rencana, gangguan operasional diharapkan segera teratasi.
Langkah jangka panjang terkait ketenagakerjaan di sektor distribusi BBM dan proses rekrutmen akan menjadi bahan pembahasan berikutnya antara pemerintah provinsi, Pertamina, dan aparat keamanan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ombudsman Desak Pertamina Atasi Antrean Panjang BBM di Sumut
Ombudsman Sumut mendesak Pertamina Patra Niaga segera atasi kendala distribusi BBM yang menyebabkan antrean...
Tim Dosen UMA Pasang Solar Home System untuk UMKM Katering di Deliserdang
Tim Dosen Teknik Elektro UMA memasang Solar Home System off-grid untuk UMKM katering di Deliserdang, mengura...
DPRD Sumut Desak Pertamina Tambah Stok Pertalite di Medan
DPRD Sumut mendesak Pertamina tambah stok pertalite di Medan karena sering kosong, memaksa warga beralih ke...
Rico Waas Kejar Kemandirian Fiskal, Tekan Ketergantungan TKD
Wali Kota Medan Rico Waas minta percepat optimalisasi PAD dan kurangi ketergantungan TKD lewat digitalisasi,...
Zulkarnaen Bantah Titip Kepling Glugur Darat I
Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen, membantah tuduhan menitipkan calon kepling Glugur Darat I; camat juga te...
Langsa Multikultur Fest 2026: Festival Budaya Di Taman Hutan Kota
Langsa Multikultur Fest 2026 digelar 18 Juli di Taman Hutan Kota Langsa, menggabungkan seni, sastra, tradisi...