LPDB Perkuat Kepatuhan Pembiayaan Syariah lewat Pengawasan Konsultan
LPDB Koperasi memperkuat tata kelola pembiayaan syariah melalui penandatanganan kontrak Tenaga Konsultan Pengawas Bidang Pembiayaan Syariah di kantor LPDB, Jakarta, baru-baru ini. Langkah ini bertujuan memastikan proses pembiayaan syariah berjalan sesuai prinsip syariah, regulasi, dan praktik good governance.
Penandatanganan dan kehadiran
Acara penandatanganan dihadiri oleh Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, jajaran direksi, pejabat struktural, serta para konsultan yang akan mengawal penguatan sistem pengawasan pembiayaan syariah. Hadirnya konsultan menandai fase baru dalam pengelolaan dana bergulir berbasis syariah di lembaga tersebut.
Tujuan penguatan kepatuhan
Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang mengelola dana APBN di bawah Kementerian Koperasi, LPDB Koperasi menyatakan tanggung jawabnya untuk menyalurkan dana secara profesional dan akuntabel. Menurut Direktur Utama Krisdianto, kepatuhan syariah juga bagian dari upaya membangun kepercayaan mitra dan meningkatkan kualitas layanan.
"Penguatan kepatuhan syariah bukan hanya menjadi kewajiban regulasi, tetapi juga merupakan komitmen LPDB Koperasi dalam membangun kepercayaan koperasi mitra, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan setiap pembiayaan memberikan manfaat yang optimal bagi perkembangan ekonomi koperasi,"
Peran Tenaga Konsultan Pengawas
LPDB menyatakan konsultan akan memberikan pendampingan profesional di berbagai bidang. Fokusnya meliputi kepatuhan syariah, aspek hukum, kebijakan internal, manajemen risiko, dan peningkatan kapasitas SDM.
- Analisis kepatuhan syariah
- Advokasi isu hukum dan regulasi
- Penyempurnaan kebijakan internal
- Penguatan manajemen risiko
- Peningkatan kapasitas sumber daya manusia
Perbedaan akad dan implementasi
Misbahul Ulum, Tenaga Konsultan Pengawas Bidang Pembiayaan Syariah, menekankan pentingnya kolaborasi antar unit kerja untuk menjalankan amanah ini. Ia menjelaskan perbedaan fundamental antara pembiayaan konvensional dan syariah terletak pada jenis akad yang digunakan dan kepatuhan syariat.
"Sebagai tenaga konsultan pengawas pembiayaan syariah, tugas ini tentu membutuhkan kolaborasi. Ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk turut mengawal implementasi pembiayaan syariah di LPDB Koperasi,"
Implikasi dan langkah ke depan
Langkah ini juga selaras dengan ketentuan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) tentang penerapan prinsip syariah pada lembaga keuangan. Dengan pengawasan yang lebih ketat, LPDB berharap tata kelola pembiayaan syariah menjadi lebih adaptif terhadap perubahan regulasi dan kebutuhan koperasi.
LPDB menegaskan bahwa keberhasilan pembiayaan syariah diukur bukan hanya dari nilai penyaluran, tetapi juga dari kualitas tata kelola, kepatuhan syariah, dan tingkat kepercayaan pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi manajemen, unit kerja, dan tenaga ahli, LPDB optimistis akan meningkatkan kualitas layanan, menyempurnakan regulasi internal, dan memperkuat ekosistem pembiayaan syariah yang sehat dan berkelanjutan.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...