Tim Dosen UMA Pasang Solar Home System untuk UMKM Katering di Deliserdang
Deliserdang — Tim Dosen Teknik Elektro Universitas Medan Area (UMA) memasang Solar Home System (SHS) off-grid untuk mendukung usaha mikro katering di Deliserdang. Program ini bertujuan memangkas biaya listrik, menjamin pasokan energi saat padam, dan meningkatkan kemandirian energi pelaku UMKM.
Tim dan sasaran program
Program pengabdian ini menyasar Indah Akbar Hafis, pemilik usaha katering rumahan di Deliserdang. Tim pengabdian terdiri dari Ketua Ir. Muhammad Fadlan Siregar, ST., MT., IPM dan anggota Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., Yuan Anisa, S.Si., M.Si., serta Moranain Mungkin, ST., M.Si.
Masalah yang diatasi
Tim mengidentifikasi dua kendala utama yang menghambat pengembangan usaha Indah. Pertama, biaya operasional yang meningkat karena tagihan listrik. Kedua, kerentanan terhadap pemadaman listrik yang mengganggu kontinuitas produksi makanan.
Implementasi teknologi dan pelatihan
Pemasangan SHS dilakukan secara komprehensif. Tim memasang panel surya di atap, memasang baterai sebagai cadangan energi, dan mengintegrasikan sistem ke instalasi rumah pelanggan. Selain instalasi teknis, tim juga memberikan edukasi operasional dan perawatan kepada Indah.
Peralatan dapur penting seperti kulkas, freezer, dan rice cooker kini dapat beroperasi dengan energi bersih dari sistem tersebut.
Dampak langsung pada usaha
"Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi energi terbarukan seperti Solar Home System ini tidak hanya relevan untuk daerah terpencil, tetapi juga sangat aplikatif dan bermanfaat bagi pelaku UMKM di Deliserdang,"
kata Ir. Muhammad Fadlan Siregar kepada wartawan, Selasa (14/7). Menurutnya, SHS membantu pelaku usaha menjadi lebih mandiri secara energi sehingga dapat fokus meningkatkan kualitas produk dan layanan.
"Tagihan listrik saya turun drastis, dan yang paling penting, saya tidak perlu khawatir lagi jika ada pemadaman listrik,"
kata Indah Akbar Hafis, yang menyatakan program ini menjadi langkah besar bagi kelangsungan dan pengembangan bisnis kateringnya.
Potensi replikasi dan manfaat jangka panjang
Keberhasilan penerapan SHS di usaha Indah diharapkan menjadi model percontohan bagi UMKM lain. Inisiatif ini menunjukkan sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat menghasilkan solusi praktis yang mendorong efisiensi energi dan kemandirian ekonomi.
Ke depan, tim dosen berencana mendorong adopsi teknologi serupa pada UMKM lain dengan pendekatan edukasi dan pemasangan terukur, agar manfaat penghematan energi dan kestabilan pasokan listrik dapat dirasakan lebih luas.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...