Rekonstruksi Jalan Nagabonar Sosa II Capai 80%, Proyek Rp9,5 Miliar
Padanglawas — Rekonstruksi Jalan Nagabonar Pir Sosa II di Kecamatan Sosa Timur, Kabupaten Padanglawas, kini dinikmati warga setelah progres pekerjaan mencapai hampir 80 persen.
Kepala Bidang Bina Marga, Saparuddin Nasution, menyatakan perkembangan tersebut pada Senin (13/7). Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026 ini bernilai Rp9,5 miliar dan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk memperlancar transportasi serta mendorong perputaran ekonomi lokal.
Progres dan jadwal pelaksanaan
Saparuddin menjelaskan bahwa pekerjaan rekonstruksi telah memasuki tahap akhir dengan capaian hampir 80 persen. Pelaksana proyek adalah kontraktor CV Dwi Lestari.
Sesuai kontrak, pekerjaan berlangsung selama 147 hari kalender. Kontraktor menjalankan tahapan sesuai jadwal kontrak dan pengawasan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan mutu serta ketepatan waktu.
Sumber dana dan nilai proyek
Proyek Jalan Nagabonar Pir Sosa II dibiayai melalui DAK Tahun Anggaran 2026. Nilai anggaran yang dialokasikan untuk rekonstruksi ini sebesar Rp9,5 miliar.
- Nama proyek: Rekonstruksi Jalan Nagabonar Pir Sosa II
- Lokasi: Kecamatan Sosa Timur, Kabupaten Padanglawas
- Nilai proyek: Rp9,5 miliar (DAK 2026)
- Pelaksana: CV Dwi Lestari
- Durasi kontrak: 147 hari kalender
- Progres: hampir 80 persen (per 13 Juli)
Manfaat bagi masyarakat
Pemerintah daerah, di bawah arahan Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, menempatkan perbaikan jalan dan jembatan sebagai prioritas. Perbaikan Jalan Nagabonar diharapkan memperlancar arus transportasi antardesa dan antarkecamatan.
Selain itu, infrastruktur yang lebih baik diproyeksikan mendorong aktivitas ekonomi lokal, mempermudah distribusi hasil pertanian, dan menurunkan biaya logistik. Warga Sosa Timur menyambut baik perbaikan ini dan merasa terbantu karena akses menjadi lebih nyaman dilalui.
Prospek ke depan
Dengan progres hampir rampung, tahap pengawasan akhir dan penyelesaian detail menjadi fokus agar mutu pekerjaan sesuai spesifikasi. Keberlanjutan perbaikan infrastruktur lain akan mengikuti prioritas yang ditetapkan pemerintah kabupaten.
Peningkatan akses jalan diharapkan berdampak langsung pada mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah seiring selesainya tahapan rekonstruksi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
15 Tim Dipastikan Ikut Piala Bupati Sergai U-23 2026
Sebanyak 15 tim akan berlaga di Piala Bupati Sergai U-23 2026; drawing digelar 13 Juli dan pembukaan dijadwa...
Kadis Pendidikan Kunjungi Siswi Korban Truk di Labuhanbatu
Kadis Pendidikan Labuhanbatu mengunjungi siswi SMPN 4 Bilah Hilir korban kecelakaan truk pada 14 Juli; 10 si...
Sumut Kejar Target 2026: 41 Proyek Infrastruktur Sudah Berjalan
Per 10 Juli 2026, Pemprov Sumut mencatat 41 proyek infrastruktur berjalan, termasuk PHTC, PSD, dan 21 rencan...
Kelangkaan BBM Partalite di Binjai: Antrean Panjang Ganggu Ojol dan Becak
Kelangkaan Partalite dan Solar di Binjai memicu antrean panjang, mengganggu aktivitas ojol dan abang becak s...
Polsek Dampingi DSP3A Jemput ODGJ Ra untuk Rehabilitasi
Polsek Siantar Selatan mendampingi DSP3A menjemput ODGJ Ra (56) pada 13 Juli untuk rehabilitasi di Rehabilit...
Bobby Nasution Minta Alokasi TKD Sumut 2027 Tak Turun
Gubsu Bobby Nasution minta alokasi Dana TKD Sumut 2027 tetap setara 2026 agar rehabilitasi pasca-bencana ber...