Lokal

Lahan 3 Hektar Terbakar di Tumpok Teungoh, Damkar Dikerahkan

Bagikan:
Petugas Damkar memadamkan lahan terbakar di Aceh Timur

Sekitar tiga hektar lahan terbakar di Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu, 31 Mei. Api berhasil dipadamkan setelah sejumlah armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Aceh Timur dikerahkan ke lokasi.

Lokasi dan pemilik lahan yang terbakar

Kebakaran terjadi di dua titik di desa tersebut. Rinciannya sebagai berikut:

  • Dusun Kubu Tungku: sekitar dua hektar, milik almarhum Muhammad Jamil (mantan keuchik), H. Budiman, dan Tgk Ridwan.
  • Dusun Kuta Tuha: sekitar satu hektar, milik Tgk Muhammad Nur (mantan imam), Agustiar, T. Mahdi, dan Muhammad Amin.

Kronologi dan dugaan penyebab

Menurut Keuchik Gampong Tumpok Teungoh, Muslim, kebakaran berawal dari titik di desa tetangga, Gampong Ujong Tunong, yang sudah terbakar sejak tiga hari sebelumnya. Api kemudian meluas dan sampai ke wilayah Tumpok Teungoh.

"Ada dua titik lahan yang terbakar yakni di Dusun Kuta Tuha seluas sehektar dan Dusun Kubu Tungku seluas dua hektar," kata Muslim.

Muslim menambahkan bahwa salah seorang petani membakar jerami di ladang. Aktivitas pembakaran itu diduga menjadi pemicu meluasnya api ke lahan warga lain.

Penanganan dan respons

Begitu api mulai menjalar, pemerintah kabupaten mengerahkan armada Damkar ke lokasi. Petugas bekerja beberapa jam sebelum kebakaran berhasil dipadamkan.

"Setelah beberapa jam dilakukan pemadaman, akhirnya api berhasil dipadamkan," ujar Muslim, seraya memberi apresiasi kepada Bupati Aceh Timur atas respons cepat pengiriman Damkar.

Imbauan saat musim kemarau

Sekretaris Kecamatan Julok, Zamzami SE, membenarkan kejadian itu dan mengimbau agar kepala desa memasang larangan pembakaran sampah atau jerami secara sembarangan. Ia mengingatkan bahwa kebakaran harus diawasi jika memang tak bisa dihindari.

"Kita imbau Keuchik untuk memasang spanduk larangan membakar sampah ladang secara sembarangan, termasuk membakar jerami di sawah," kata Zamzami.

Zamzami juga menekankan bahwa musim kemarau saat ini masih berlangsung lama sesuai himbauan BMKG, sehingga masyarakat diminta menahan diri untuk tidak membakar sampah atau bahan lain yang bisa memicu kebakaran lahan lebih luas.

Catatan: Penanganan cepat Damkar dinilai efektif menghentikan perluasan kebakaran, namun peringatan lebih lanjut diperlukan mengingat kondisi kering selama musim kemarau.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait