Aceh Besar Jadi Titik Launching Nasional 1.061 KDKMP di Desa Layeun
Kabupaten Aceh Besar menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Video Conference Launching Nasional 1.061 Titik KDKMP se-Indonesia pada Sabtu (16/5). Kegiatan digelar di Gedung KDKMP Desa Layeun, Kecamatan Leupung, dan dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris serta Wakil Bupati Syukri A. Jalil sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi dan pembangunan berbasis desa.
Pelaksanaan dan peserta
Launching nasional berlangsung melalui video conference dan berjalan tertib serta penuh antusiasme. Selain Bupati dan Wakil Bupati, hadir pula Pangdam Iskandar Muda, Danrindam IM, Wali Kota Banda Aceh, Dandim 0101/KBA, Ketua DPRK Aceh Besar, perwakilan Kejati, Polresta Banda Aceh, DPMG Aceh, serta jajaran OPD Aceh Besar.
Capaian KDKMP di Aceh Besar
Bupati Aceh Besar menyampaikan data perkembangan program KDKMP di daerahnya. Saat ini tercatat 222 titik KDKMP berada di wilayah Aceh Besar; dari jumlah itu 201 titik masih dalam proses pembangunan, sementara 21 titik telah rampung 100 persen.
Manfaat dan target penerima
KDKMP Desa Layeun diperkirakan akan memberi manfaat langsung bagi sekitar 1.000 hingga 2.000 jiwa masyarakat setempat. Lokasi desa yang berada pada jalur strategis Banda Aceh–Meulaboh turut mendukung akses dan potensi pemanfaatan fasilitas KDKMP untuk kegiatan ekonomi lokal.
Potensi unggulan Desa Layeun
Bupati, yang akrab disapa Syech Muharram, menyoroti berbagai komoditas unggulan desa dan potensi wisata pesisir yang bisa dikembangkan bersamaan dengan hadirnya KDKMP.
"Komoditas unggulan desa meliputi ikan tangkapan, ikan asin, teri, cengkeh, pala, pinang, padi, pisang, pepaya, jagung, hingga cabai. Kawasan ini juga didukung potensi wisata pesisir seperti Lhokseudu dan Pulau Buerandeh yang menjadi daya tarik wisata di Aceh Besar," ujar Bupati Syech Muharram.
Secara ringkas, potensi ekonomi Desa Layeun meliputi:
- Perikanan: ikan tangkapan dan olahan seperti ikan asin, teri
- Perkebunan: cengkeh, pala, pinang
- Pertanian: padi, jagung, buah-buahan seperti pisang dan pepaya
- Komoditas sayuran: cabai
- Wisata pesisir: Lhokseudu dan Pulau Buerandeh
Dampak dan harapan ke depan
Pemerintah daerah berharap kehadiran KDKMP dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat hingga tingkat gampong. Launching nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pembangunan desa.
Dengan dukungan infrastruktur dan pemanfaatan potensi lokal, Aceh Besar menargetkan peningkatan akses ekonomi dan kesejahteraan warga desa melalui jaringan KDKMP yang sedang dikembangkan.
Berita Terkait
Bupati Simalungun Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Bupati Simalungun pimpin Rakor Forkopimda di Parapat, ajak sinergi jaga keamanan, bahas banjir, sampah, keta...
Sidang Roni Paslani Ditunda Lagi, Jaksa Kejari Tak Hadir
Sidang kasus tanah Roni Paslani di PN Lubukpakam kembali ditunda karena Jaksa Kejari Deliserdang tidak hadir...
Bupati Sergai Minta Mahasiswa KKN UNIMED Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa
Bupati Sergai minta 1.500 mahasiswa KKN UNIMED dorong pendidikan dan kewirausahaan di 56 desa, KKN berlangsu...
Penataan Kabel Udara Deliserdang Dipacu Jelang APKASI
Deliserdang percepat pemindahan kabel udara ke bawah tanah menjelang APKASI; 3 dari 4 km sudah selesai, targ...
Harkitnas 2026: Menkomdigi Serukan Kedaulatan Digital
Menkomdigi tegaskan kedaulatan informasi dan perlindungan anak digital saat Harkitnas ke-118 di Deliserdang,...
Harkitnas ke-118: Batubara Peringati dengan Tema Jaga Tunas Bangsa
Upacara Harkitnas ke-118 di Kabupaten Batubara digelar 20 Mei 2026, menekankan perlindungan generasi muda da...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!