Adang Minta KBPP Polri Bijak Manfaatkan Teknologi Media
Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun meminta anggota Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri bijak memanfaatkan perkembangan teknologi media. Pernyataan itu disampaikan pada Musyawarah Nasional (Munas) VI KBPP Polri di Jakarta Selatan, Jumat, 15 Mei 2026. Adang menekankan agar anggota tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Imbauan soal hoaks dan penggunaan media sosial
Adang mengingatkan kemajuan teknologi media harus digunakan untuk membantu pemerintah dan masyarakat. Ia menekankan tanggung jawab individu saat memakai platform digital. Menurutnya, peran KBPP Polri penting untuk meredam penyebaran informasi salah.
"Sekarang kemajuan teknologi media, tolonglah ikut serta membantu pemerintah, membantu kementerian dan sebagainya. Terhadap hal-hal yang berhubungan dengan pemanfaatan media orang-orang yang tidak bertanggung jawab,"
Ia secara tegas melarang anggota menjadi perantara hoaks. "Jangan anda sebagai KBPP Polri dapat berita belum jelas, hoaks, tau-tau ikut-ikutan, lempar ke sana, lempar ke sini," ujar Adang. Pesan ini ditujukan agar organisasi menjaga kredibilitas dan ketenangan publik.
Tri Setia: bukan sekadar slogan
Selain imbauan soal media, Adang meminta seluruh anggota menjalankan nilai Tri Setia dalam kehidupan organisasi. Ia mengingatkan bahwa nilai itu harus diwujudkan, bukan hanya diucapkan. Implementasi nilai organisasi dinilai penting untuk memastikan tindakan sesuai dengan prinsip yang dipegang.
"Tolonglah yang dibaca itu dilakukan. Boleh Anda teriak-teriak tentang tri setia, tapi ternyata tidak dilaksanakan, ya percuma juga,"
Dukungan terhadap program pemerintah dan Asta Cita
Adang juga meminta KBPP Polri aktif mendukung program pemerintah melalui inisiatif Asta Cita. Salah satu fokus yang disebutkan adalah dukungan terhadap penanganan narkotika di masyarakat. Ia mendorong anggota untuk berperan nyata dalam program-program yang bersentuhan langsung dengan publik.
Peran sosial dan bantuan bagi keluarga Polri
Anggota dewan dapil Jakarta III itu menilai keberadaan KBPP Polri harus dirasakan masyarakat dan keluarga besar Polri. Ia meminta organisasi turun langsung untuk mendata dan membantu putra-putri Polri yang mengalami kesulitan ekonomi maupun pendidikan. Langkah ini penting mengingat dampak geopolitik dan tekanan sosial yang dirasakan beberapa keluarga.
- Mendukung penanganan narkotika di lingkungan masyarakat.
- Mendata putra-putri Polri yang mengalami kesulitan di asrama atau sekolah.
- Menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Penutup: harapan terhadap kehadiran KBPP Polri
Adang berharap KBPP Polri terus hadir di tengah masyarakat lewat kegiatan nyata dan bertanggung jawab. Ia menegaskan banyak persoalan sosial dapat diselesaikan tanpa biaya besar jika organisasi mau turun langsung. Pesan itu menegaskan peran organisasi sebagai mitra pemerintah sekaligus penjaga integritas keluarga besar Polri.
Berita Terkait
Pertamax Naik: Daftar Harga BBM Non-Subsidi Terbaru
Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green efektif 10 Juni 2026; simak daftar harga,...
PP Persis Apresiasi Revisi UU Polri: Perkuat Profesionalisme
PP Persis menyambut pengesahan revisi UU Polri sebagai langkah memperkuat profesionalisme dan meningkatkan k...
Harga Pertamax Naik, Pertamina: Sudah Koordinasi Pemerintah
Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green efektif 10 Juni 2026 setelah koordinasi de...
Mulai 10 Juni: Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250/L
Pertamina menaikkan harga Pertamax jadi Rp16.250/liter dan Pertamax Green Rp17.000/liter efektif 10 Juni 202...
Chatib Basri Wanti-wanti Risiko Pelemahan Rupiah
DEN mengingatkan risiko pelemahan rupiah yang bisa picu kenaikan harga; rekomendasi efisiensi anggaran, peni...
Luhut Laporkan Survei 800 Titik Program MBG ke Presiden
Ketua DEN Luhut melaporkan hasil survei pada 800 titik program MBG kepada Presiden Prabowo, didampingi tiga...