Kabaharkam Minta KBPP Polri Aktif Dukung Pembangunan Nasional
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, mendorong Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) berperan aktif dalam percepatan pembangunan nasional. Pernyataan itu disampaikan pada Musyawarah Nasional ke-VI KBPP Polri di Jakarta Selatan, Jumat, 15 Mei 2026. Karyoto menilai organisasi ini memiliki potensi besar untuk menjalankan program sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung.
Dorongan untuk Berperan di Tingkat Komunitas
Karyoto menyatakan KBPP Polri dapat membantu pemerintah melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Peran tersebut akan memperkuat pembangunan yang berbasis partisipasi warga. Menurutnya, organisasi masyarakat harus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
"Jadilah agen percepatan pembangunan di tengah masyarakat. Ambil bagian membantu pemerintah melalui kegiatan nyata,"
Program Sosial dan Pencegahan Narkoba
Kabaharkam mengajak anggota KBPP Polri menjadi penggerak kegiatan penyuluhan, termasuk masalah bahaya narkoba. Keterlibatan komunitas dinilai dapat menjangkau kelompok yang sulit diakses pemerintah. Selain itu, KBPP Polri didorong menjalankan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan untuk memperkuat kesejahteraan lokal.
Menjaga Persatuan Internal
Selain program sosial, Karyoto meminta organisasi menjaga persatuan dalam proses internalnya. Ia menekankan pentingnya musyawarah mufakat untuk memelihara stabilitas dan kekompakan antaranggota. Hal ini dianggap krusial agar organisasi dapat bekerja efektif di masyarakat.
"Jangan gaduh menghadapi perbedaan dalam organisasi. Semua harus mengedepankan musyawarah mufakat berdasarkan Pancasila,"
Implikasi untuk Pembangunan Nasional
Karyoto menegaskan pembangunan nasional membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat secara aktif dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi organisasi kemasyarakatan akan membantu menciptakan pemerataan kesejahteraan. Dukungan dari KBPP Polri diharapkan mempercepat penyelesaian persoalan sosial di berbagai daerah.
Dengan arahan tersebut, KBPP Polri diharapkan mengintensifkan program nyata yang menyentuh kebutuhan warga dan memperkuat sinergi dengan pemerintah. Keterlibatan organisasi seperti KBPP Polri akan menjadi komponen penting dalam upaya mempercepat pembangunan nasional ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Xi Jinping Sampaikan Duka atas Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Xi Jinping menyampaikan duka atas gempa magnitudo 7,7 di NTT (15 Agustus 2026) dan yakin Indonesia dapat pul...
Xi Jinping Berduka atas Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Xi Jinping menyampaikan duka atas gempa magnitudo 7,7 di NTT dan yakin Indonesia dapat cepat pulih. BMKG cat...
Pengungsi Gempa Flores Tersebar, Pemerintah Perkuat Satgas
Pemerintah bentuk satgas daerah dan kirim tenda, logistik, serta tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan pengu...
Kebakaran Belakang Pabrik di Purwakarta, 16 Damkar Dikerahkan
Kebakaran di belakang PT Iluva Gravure Industri Purwakarta terjadi pukul 17.50 WIB; 16 mobil damkar dikerahk...
Kemenekraf Pecahkan Rekor Dunia dengan 306 Pegawai Berwastra Tenun
Kemenekraf memecahkan rekor Guinness World Records dengan 306 pegawai mengenakan wastra tenun ATBM pada 17 A...
101,5 Ton Logistik Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Pemerintah mengirimkan 101,5 ton logistik ke korban gempa NTT selama 15-17 Agustus 2026 melalui jalur udara...