Kesehatan

Kemenkes: Kasus Katarak RI 600.000, Operasi Diperluas

Bagikan:

Kementerian Kesehatan600.000 kasus. Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, usai meninjau skrining dan bakti sosial operasi katarak gratis di RSKM Purwokerto, Jumat, 7 Agustus 2026. Pemerintah mendorong perluasan layanan operasi dan deteksi dini karena banyak kasus belum terdiagnosis.

Jumlah kasus dan realitas diagnosis

Dante menyebut angka 600 ribu merupakan kasus yang sudah terdeteksi. Ia menegaskan jumlah sebenarnya diperkirakan lebih tinggi karena masih ada pasien yang belum memeriksakan mata.

"Jumlah penyakit katarak di Indonesia itu kurang lebih ada 600.000 kasus. Angka itu masih yang terdeteksi, sebenarnya jauh lebih banyak daripada itu,"

Bakti sosial operasi katarak di Purwokerto

Pada kegiatan di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Kemenkes menggandeng Noor Dubai Foundation dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami). Kegiatan tersebut merupakan tahap II bakti sosial operasi katarak gratis dengan target 500 pasien di Jawa Tengah.

Program menyasar warga Purwokerto dan daerah sekitar, termasuk:

  • Banjarnegara
  • Purbalingga
  • Cilacap

Penyebab dan tren penyakit

Menurut Kemenkes, katarak umumnya bersifat degeneratif akibat penuaan. Faktor lain seperti diabetes dan kelainan mata dapat mempercepat munculnya katarak. Seiring meningkatnya usia harapan hidup, kebutuhan operasi katarak juga meningkat.

Saat ini rasio operasi katarak di Indonesia tercatat sekitar 3.000 operasi per satu juta penduduk per tahun. Angka ini menjadi dasar upaya peningkatan kapasitas layanan di daerah.

Upaya pemerintah dan peran BPJS

Pemerintah memperkuat pembiayaan operasi katarak melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Dante menegaskan pembiayaan ini penting untuk menjangkau lebih banyak pasien.

"Kita melakukan pembiayaan terhadap penyakit katarak yang dioperasi. Ini pasti akan terjadi jumlahnya makin lama makin besar, seiring harapan hidup yang makin lama makin lanjut,"

Deteksi dini dan langkah berikutnya

Selain operasi, Kemenkes meningkatkan deteksi dini lewat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup pemeriksaan visus atau ketajaman penglihatan. Langkah ini bertujuan menemukan pasien yang belum didiagnosis sehingga dapat segera dirujuk untuk tindakan.

Ke depan, pemerintah bersama BPJS akan terus mendorong pemerataan kapasitas layanan operasi katarak di wilayah yang masih terbatas. Upaya ini diharapkan memangkas kasus tidak terdiagnosis dan meningkatkan akses pengobatan bagi lansia serta kelompok berisiko.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait