Esa Unggul Gandeng FKUI Perkuat Pendidikan Kedokteran
Universitas Esa Unggul menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Jakarta untuk menjalankan program pengampuan bagi Program Studi Kedokteran Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter. Kerja sama ini bertujuan memastikan penyelenggaraan pendidikan kedokteran sesuai Standar Nasional Pendidikan Kedokteran dan memperkuat tata kelola akademik serta pengembangan program studi secara berkelanjutan.
Kerja sama dan tujuan
PKS ini merupakan langkah formal untuk meningkatkan mutu akademik pendidikan kedokteran di Esa Unggul. Kerja sama diarahkan pada penjaminan mutu, pembenahan kurikulum, dan penguatan kapasitas institusi. Tujuan akhirnya adalah menghasilkan lulusan dokter yang kompeten dan profesional yang mampu menjawab tantangan sistem kesehatan nasional.
Peran FKUI dalam pengampuan
Dalam perjanjian, FKUI akan memberikan pendampingan teknis pada aspek kurikulum dan sistem pembelajaran. Dosen pakar dari FKUI juga akan terlibat langsung dalam proses pembelajaran bersama staf pengajar Esa Unggul. Pendampingan ini mencakup perbaikan tata kelola akademik dan metode evaluasi kompetensi mahasiswa.
Pembukaan Fakultas Kedokteran merupakan salah satu pencapaian strategis Universitas Esa Unggul tahun ini. Sinergi dengan FKUI menjadi fondasi penting dalam membangun pendidikan kedokteran yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu.
— Arief Kusuma Among Praja, Rektor Universitas Esa Unggul
Tahapan program pengampuan
Program pengampuan dirancang dalam fase terstruktur untuk memastikan transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas secara bertahap.
- Persiapan: peninjauan kurikulum dan kesiapan institusi.
- Penyelenggaraan: pendampingan proses pembelajaran dan penerapan sistem evaluasi.
- Pengembangan dan pembinaan: penguatan kapasitas institusi agar program studi dapat berkembang mandiri.
Dampak terhadap kualitas lulusan
Dekan Fakultas Kedokteran Esa Unggul menekankan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan berbasis bukti. Kolaborasi diharapkan meningkatkan kualitas akademik, etika profesional, serta kompetensi klinis lulusan.
Melalui sinergi dengan FKUI, kami optimistis dapat menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap berkontribusi bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
— Murti Andriastuti, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Esa Unggul
Program pengampuan bukan sekadar pendampingan dalam memenuhi standar, tetapi kemitraan strategis untuk membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, serta memastikan setiap proses pendidikan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
— Anna Rozaliyani, Dekan FKUI
Dengan pendampingan FKUI, Universitas Esa Unggul menargetkan penguatan ekosistem pendidikan kesehatan yang telah mencakup berbagai disiplin ilmu. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mendorong perkembangan program studi yang lebih mandiri dan berkelanjutan serta meningkatkan kontribusi lulusan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Wardah Hadirkan Skin Longevity Clinic dengan Analisis Kulit Berbasis AI
Wardah membuka Skin Longevity Clinic di Ashta Jakarta (29 Sep–6 Okt 2026) menggabungkan edukasi, konsultasi...
Puskesmas Cibarusah Gencarkan Cek Kesehatan Anak Sekolah
Puskesmas Cibarusah intensifkan CKAS untuk SD, SMP, dan SMA/SMK sejak awal tahun ajaran guna deteksi dini da...
Hari Vegetarian: Jamur Sebagai Alternatif Daging Potensial
Pada Hari Vegetarian, jamur disorot sebagai alternatif daging karena tekstur dan rasa umami, namun masih ada...
Hari Kopi Internasional: Dampak Kopi pada Kesehatan Jantung
Konsumsi kopi berdampak pada jantung tergantung jumlah, jenis, dan penyajian; perhatian meningkat saat Hari...
Cara Terapkan Pola Makan Seimbang di Tengah Kesibukan
Kemenkes menganjurkan praktik pola makan seimbang dengan prinsip Isi Piringku: setengah piring sayur dan bua...
BPOM Pastikan Stok Antiviral Influenza A (H1N1) Cukup
BPOM menyatakan stok antiviral untuk influenza A (H1N1) mencukupi meski kasus meningkat; Kemenkes catat 1.52...