Lokal

Kalapas Medan Cek Kedisiplinan Petugas, Tegaskan Larangan Bawa HP

Bagikan:
Kalapas Medan memeriksa petugas saat pengecekan kedisiplinan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta

Medan — Kepala Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Fonika Affandi, melakukan pengecekan kedisiplinan petugas pada Rabu (21/10). Pemeriksaan bertujuan memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur, memperkuat pengawasan, dan menjaga keamanan di lingkungan lapas.

Pengecekan kedisiplinan petugas

Fonika turun langsung bersama jajaran untuk memeriksa kesiapan petugas, terutama yang bertugas di blok hunian dan kawasan steril. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme dan memastikan standar operasional diterapkan secara konsisten.

Fokus pada larangan barang elektronik

Salah satu perhatian utama dalam pengecekan adalah kepatuhan terhadap larangan membawa barang elektronik, khususnya telepon genggam. Fonika menegaskan pemeriksaan yang ketat menjadi langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

"Setiap petugas harus disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kepatuhan terhadap aturan dan standar operasional prosedur merupakan hal penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas,"

Pernyataan tersebut disampaikan Fonika saat kegiatan berlangsung. Ia meminta seluruh petugas memeriksa diri dan memastikan tidak ada pelanggaran terkait barang terlarang di area tugas masing-masing.

Pendekatan humanis kepada warga binaan

Selain pengecekan kedisiplinan, Fonika juga melaksanakan kegiatan sapa dan dialog langsung dengan warga binaan di blok hunian. Ia mendengarkan keluhan, kondisi, serta kebutuhan warga binaan selama masa pembinaan.

"Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan, sehingga suasana pembinaan tetap kondusif,"

Interaksi langsung ini dimaknai sebagai bagian dari strategi pembinaan yang berimbang antara penegakan aturan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.

Dampak dan tindak lanjut

Langkah pengecekan diharapkan memperkecil celah pelanggaran serta meningkatkan kewaspadaan petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Fonika mendorong penguatan pengawasan internal dan pelatihan berkelanjutan untuk menjaga integritas petugas pemasyarakatan.

Dengan kombinasi pengawasan ketat dan pendekatan humanis, manajemen lapas berharap suasana keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih efektif.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait