KAHMI Aceh Besar Peringati HUT ke-60 dengan Maulid dan Santunan Yatim
ACEH BESAR — Majelis Daerah (MD) KAHMI Aceh Besar memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan santunan anak yatim, Sabtu (24/10). Acara digelar di Aula Lantai III Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, mulai pukul 09.30 WIB dengan tema “Menguatkan Persaudaraan, Menebarkan Kebaikan dan Meneladani Rasulullah SAW.”
Rangkaian acara dan narasumber
Acara dibuka dengan tausiah yang dijadwalkan disampaikan oleh Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Aceh, Prof. Dr. Syamsul Rijal, M.Ag. Tausiah bertujuan memperkuat pemahaman tentang keteladanan Rasulullah SAW dan pentingnya menjaga persaudaraan.
Selain tausiah, rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Maulid, prosesi santunan untuk anak yatim, serta sesi silaturahmi antar alumni. Panitia menekankan pada implementasi nilai-nilai keislaman dalam aksi nyata bagi masyarakat.
Tujuan dan pesan penyelenggara
Ketua panitia, Mustaqim, ST, mengatakan kegiatan menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Peringatan HUT KAHMI ke-60 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menebarkan kebaikan melalui kegiatan keagamaan dan santunan anak yatim
Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar, Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd., menegaskan perlunya meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Ia berharap peringatan enam dekade ini memperkokoh kontribusi alumni dalam pengabdian kepada umat, bangsa, dan daerah.
Peserta dan undangan
Panitia mengundang keluarga besar KAHMI, alumni HMI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya untuk hadir dan menyukseskan kegiatan. Kehadiran diharapkan menjadi wujud nyata dukungan terhadap peran sosial organisasi alumni.
- Keluarga besar MD KAHMI Aceh Besar
- Alumni HMI
- Tokoh agama dan masyarakat
- Anak yatim penerima santunan
Makna dan tindak lanjut
MD KAHMI Aceh Besar menyatakan peringatan Maulid dan santunan sebagai upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan komitmen alumni untuk terus berkontribusi positif. Kegiatan ini diharapkan mendorong program sosial dan keagamaan berkelanjutan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Dengan menggabungkan perayaan keagamaan dan aksi sosial, penyelenggara berharap momentum HUT ke-60 menjadi titik awal penguatan jaringan alumni untuk kegiatan kemanusiaan yang lebih luas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ustaz Aiyub Serukan Syukur Hati, Lisan, dan Perbuatan di Aceh Besar
Ustaz Aiyub Rusli di Masjid Al Jihad Aceh Besar mengajak umat mengamalkan syukur lewat hati, lisan, dan perb...
Puluhan Santri Diduga Keracunan Saat Hari Santri di Deliserdang
Puluhan santri dari Ponpes Mazilah Darussalam diduga keracunan setelah makan siang pada peringatan Hari Sant...
Cafe Green Light Tapaktuan Dibongkar Paksa Usai Tiga Teguran
Cafe Green Light di Tapaktuan dibongkar paksa 22 Oktober setelah tiga kali ditegur; penertiban dilakukan ole...
Polsek Na IX-X & BNNK Gelar Operasi Sarang Narkoba di Silumajang
Polsek Na IX-X dan BNNK Labura menggelar Operasi Sarang Narkoba di Desa Silumajang (22/10), menemukan gubuk...
Polri Amankan MT Global 168 Bawa 1,1 Ton Ketamine di Selat Malaka
Tim gabungan Bareskrim, BNN, dan Bea Cukai mengamankan MT Global 168 di Selat Malaka membawa 1,1 ton ketamin...
Tapanuli Usulkan Tiga Ruas Jadi Jalan Nasional, Total 76 Km
Bupati Tapanuli Utara mengawal usulan tiga ruas sepanjang 76 km menjadi jalan nasional untuk memperkuat kone...