Tapanuli Usulkan Tiga Ruas Jadi Jalan Nasional, Total 76 Km
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengawal usulan peningkatan status tiga ruas jalan daerah menjadi jalan nasional sepanjang 76 kilometer. Usulan itu dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta Selatan, Jumat (23/10), untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Tapanuli.
Ruas jalan yang diusulkan
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengusulkan tiga ruas jalan strategis yang dinilai penting untuk aksesibilitas antarkabupaten. Rinciannya:
- Siborongborong–Sipahutar, sepanjang 23 kilometer
- Sipahutar–Aek Humbang, sepanjang 25 kilometer
- Aek Humbang–batas Kabupaten Tapanuli Selatan, sepanjang 28 kilometer
Alasan dan dampak
Ketiga ruas tersebut dianggap krusial untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Peningkatan status diharapkan membuka akses wilayah serta mendukung pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata.
Dengan status jalan nasional, pemeliharaan dan pembiayaan dapat bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini memungkinkan peningkatan kualitas infrastruktur yang lebih cepat dan terstandarisasi.
Koordinasi dengan pusat
Rapat koordinasi melibatkan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan membahas penyelarasan usulan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan rencana pembangunan infrastruktur pemerintah pusat.
Pemerintah daerah berharap usulan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan kebijakan teknis Kementerian PU agar proses peralihan status berjalan lancar.
Kata Bupati
"Koordinasi ini merupakan langkah nyata kita bersama pemerintah pusat dan Pemprov Sumut dalam memastikan aksesibilitas antarwilayah semakin mantap. Jalur Siborongborong hingga batas Tapanuli Selatan memiliki peranan penting sebagai urat nadi perekonomian masyarakat," ujar Jonius.
Prospek ke depan
Jika terealisasi, peningkatan status diperkirakan akan memperkuat konektivitas antarkabupaten, memperlancar distribusi hasil produksi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan infrastruktur untuk mendukung pemerataan dan peningkatan kesejahteraan di Tapanuli Utara serta wilayah sekitarnya.
Pemkab menegaskan perlunya sinergi berkelanjutan antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat agar proyek peningkatan status jalan dapat berjalan efektif dan memberi manfaat luas bagi warga.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Na IX-X & BNNK Gelar Operasi Sarang Narkoba di Silumajang
Polsek Na IX-X dan BNNK Labura menggelar Operasi Sarang Narkoba di Desa Silumajang (22/10), menemukan gubuk...
Polri Amankan MT Global 168 Bawa 1,1 Ton Ketamine di Selat Malaka
Tim gabungan Bareskrim, BNN, dan Bea Cukai mengamankan MT Global 168 di Selat Malaka membawa 1,1 ton ketamin...
Pemkab Taput Perkuat Kelembagaan BPBD, Bahas Ranperda di DPRD
Pemkab Tapanuli Utara memperkuat kelembagaan BPBD melalui Ranperda untuk meningkatkan efektivitas penanganan...
Satres Narkoba Gerebek Sarang Pengguna Shabu di Biru-Biru Deliserdang
Satres Narkoba Polresta Deliserdang dan BNNK menggerebek lokasi di Biru-Biru, menangkap tiga terduga penggun...
Kapolres Simalungun Ajak Pemuda Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
Kapolres Simalungun menerima Pemuda Muhammadiyah 22 Oktober untuk memperkuat kamtibmas, cegah SARA, narkoba,...
Lapas Tanjung Gusta Gelar Puja Bakti untuk Warga Binaan Buddha
Lapas Tanjung Gusta Medan menggelar puja bakti bertema Manasikara Sutta untuk memperkuat pembinaan rohani da...