KA Rajabasa Pakai Kereta Ekonomi Premium Mulai 4 Juli 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengoperasikan Kereta Ekonomi Premium untuk layanan KA Rajabasa pada 4 Juli 2026. Perubahan ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang pada rute Kertapati–Tanjungkarang. Layanan bersubsidi ini tercatat mengangkut 388.190 pelanggan sepanjang Januari–Mei 2026, dengan tarif terjauh Rp32.000.
Peningkatan kapasitas dan fasilitas
KAI mengganti gerbong ekonomi tegak lurus berkapasitas 106 kursi per unit dengan rangkaian kereta hasil modifikasi. Operator juga menambah susunan gerbong untuk mengakomodasi permintaan.
Penambahan formasi dilaporkan meningkatkan kapasitas angkut dari 530 menjadi 848 tempat duduk setiap perjalanan. Pada susunan delapan kereta modifikasi terbaru, armada menyediakan 640 kursi. Fasilitas baru mencakup kursi mandiri, sandaran tangan, dan pengatur sandaran punggung untuk perjalanan jarak jauh.
Pertumbuhan penumpang
Volume penumpang KA Rajabasa naik signifikan. Data KAI menunjukkan peningkatan 38,29 persen dibanding periode sama sebelumnya, yaitu menjadi 388.190 penumpang pada Jan–Mei 2026.
Sepanjang 2025, kereta ini melayani 686.788 pelanggan. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang tercatat 280.719. Angka tersebut menunjukkan peran penting layanan KA Rajabasa di wilayah Sumatra.
Rute dan penugasan PSO
KA Rajabasa melayani rute sepanjang 389 kilometer, menghubungkan Stasiun Kertapati (Palembang) dengan Stasiun Tanjungkarang (Bandar Lampung). Perjalanan melewati beberapa stasiun pemberhentian, antara lain:
- Prabumulih
- Baturaja
- Martapura
- Kotabumi
Layanan ini merupakan penugasan Public Service Obligation (PSO) yang disubsidi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Dukungan pemerintah membuat tarif antardaerah tetap terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat.
Pernyataan pejabat KAI
"KAI mendengarkan masukan pelanggan KA Rajabasa. Kami memahami harapan masyarakat terhadap perjalanan yang lebih nyaman, terjangkau, dan tetap andal. Perbaikan layanan membutuhkan proses, mulai dari kesiapan sarana, pola operasi, keselamatan, hingga pelayanan di lapangan. Karena itu, peningkatan dilakukan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan pelanggan dengan baik."
— Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
"Bagi pelanggan, perjalanan dengan tarif Rp32.000 untuk jarak terjauh sangat berarti. Biaya transportasi yang terjangkau membantu masyarakat mengatur kebutuhan lain, seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, kebutuhan keluarga, atau modal usaha kecil. Karena itu, peningkatan kenyamanan KA Rajabasa diarahkan agar layanan PSO ini semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat."
— Anne Purba.
"KAI ingin pelanggan memahami bahwa setiap masukan menjadi bagian penting dari proses perbaikan. Kami menata layanan secara bertahap agar KA Rajabasa semakin nyaman, tetap terjangkau, dan dapat diandalkan masyarakat. Harapannya, pelanggan merasakan bahwa perjalanan dengan kereta api semakin sesuai dengan kebutuhan mereka."
— Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI.
Implikasi dan prospek
Peralihan ke kereta Ekonomi Premium diharapkan meningkatkan kenyamanan tanpa mengorbankan keterjangkauan. Dengan tarif terjauh Rp32.000 dan kapasitas yang ditingkatkan, KAI menargetkan layanan ini semakin relevan untuk mobilitas harian dan kebutuhan ekonomi lokal.
Ke depan, KAI menyatakan akan terus mengevaluasi kesiapan sarana dan pola operasi agar peningkatan layanan dapat berlangsung bertahap dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Kemenhub: Rute Jakarta–Muara Bungo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
Kemenhub menyambut perdana Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo pada 15 Juni 2026 dan berharap konektivitas ba...
Harga Pertamax Naik, Ojol Pilih Tetap Pakai Pertalite
Pengemudi ojol di Depok tetap memakai Pertalite meski Pertamax naik per 10 Juni 2026; mereka prioritaskan or...
Harga Emas Antam Stabil, Ini Daftar Harga per 16 Juni 2026
Emas Antam stabil pada 16 Juni 2026; 1 gram Rp2.729.000 dan buyback Rp2.500.000. Simak daftar lengkap harga...
Harga Emas Pegadaian Naik: Galeri24 Rp2.718.000, UBS Rp2.737.000
Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian menguat pada 16 Juni 2026; Galeri24 Rp2.718.000/gram, UBS Rp2.737.0...
Komisi IX: Rapat Anggaran BGN 2027 Digelar Tertutup
Komisi IX DPR gelar rapat anggaran BGN 2027 tertutup karena pagu indikatif Rp270 triliun belum final dan ber...
Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun
Komisi XI DPR menyetujui pagu indikatif Kemenkeu 2027 sebesar Rp49,8 triliun untuk membiayai program dukunga...