Dandim Tinjau Jembatan Perintis Garuda yang Amblas di Aceh Tenggara
Letnan Kolonel Czi Arya Murdyantoro ST, Dandim 0108 Aceh Tenggara, meninjau Jembatan Perintis Garuda yang amblas akibat banjir di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Selasa (27/10). Peninjauan dilakukan bersama Pasiter Kodim, Kapten Inf Risman Batu Bara.
Kerusakan dan dampak langsung
Jembatan gantung yang baru diaktifkan sekitar sebulan lalu amblas dan roboh pada pagi hari sebelumnya setelah tergerus banjir. Kondisi ini memutuskan akses utama menuju Kecamatan Darul Hasanah.
"Tentu sangat berdampak terhadap roda perekonomi warga. Jembatan inikan satu-satunya akses ke Kecamatan Darul Hasanah yang bisa dilalui setelah Aceh Tenggara mengalami gerusan bencana alam hidrometeorologi di setahun yang lalu," ujar Dandim.
Kerusakan mempengaruhi ribuan warga yang mengandalkan jembatan itu untuk kegiatan sehari-hari. Selain lalu lintas barang dan ekonomi, akses pendidikan bagi ratusan siswa juga terganggu.
Upaya penanganan sementara
Untuk mengatasi kondisi darurat, Dandim memerintahkan penanganan cepat. Personel Kodim bersama warga dan alat berat telah dikerahkan untuk membongkar bagian yang rusak agar pemasangan ulang bisa dilakukan lebih aman.
"Saat ini saya sudah mengerahkan anggota Kodim beserta warga dan beberapa alat berat sedang melakukan pembongkaran elemen jembatan tersebut, agar ke depan dipasang kembali," kata Arya Murdyantoro.
Pembongkaran bertujuan mencegah risiko lebih besar dan menyiapkan bahan serta lokasi untuk perbaikan yang lebih permanen.
Rencana perbaikan dan langkah pencegahan
Pihak militer dan warga berencana memperbaiki jembatan dalam waktu dekat. Langkah awal adalah membangun bronjong sepanjang aliran Sungai Alas untuk menahan erosi.
"Rencananya akan diperbaiki dalam waktu dekat, kedepan akan dibangun bronjong sepanjang Sungai Alas, setelah proyek pemasangan bronjong selesai maka akan dilanjutkan dengan pemasangan ulang jembatan tersebut," pungkas Dandim.
Langkah pencegahan ini diharapkan mengurangi risiko kerusakan ulang saat musim hujan. Pelibatan warga dan dukungan pihak terkait disebut penting untuk mempercepat pemulihan akses.
Catatan: Pemulihan jembatan akan melibatkan rangkaian pekerjaan teknis dan logistik yang memerlukan koordinasi antara Kodim, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polrestabes Medan Tangkap 2 Penjual Vape Getar dan Ekstasi
Polrestabes Medan menangkap dua pemuda di Medan Sunggal terkait penjualan vape getar dan ekstasi; barang buk...
Samosir Bangun Jalan 32 Km, Hubungkan Dosroha ke Rianiate
Kabupaten Samosir membuka jalan baru 32 km dari Dosroha ke Rianiate; 2,2 km sudah dibuka, pengerjaan swakelo...
Bobby Nasution Dorong 45 Desa Ikut Kampung Kreatif Sumut Berkah
Gubernur Bobby Nasution mendorong 45 desa/kelurahan ikut Kampung Kreatif Sumut Berkah untuk tingkatkan ekono...
Bupati Nias Selatan Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
Bupati Nias Selatan ikut rapat koordinasi daring percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, mene...
Plt. Bupati Langkat: Camat Ujung Tombak Pemerintah
Plt. Bupati Langkat minta Camat proaktif menyelesaikan masalah, jaga integritas, dan berikan pelayanan berku...
PT PHPO KIM II Gelar Fogging Gratis Cegah DBD di Medan
PT PHPO KIM II menggelar fogging gratis 27/10 di Mabar Hilir dan Saentis lewat program CSR Permata Sehat unt...