Lokal

PT PHPO KIM II Gelar Fogging Gratis Cegah DBD di Medan

Bagikan:
Kegiatan fogging gratis CSR PT PHPO KIM II untuk pencegahan DBD di Medan

Medan — PT Permata Hijau Palm Oleo (PHPO) KIM II menggelar fogging gratis pada Selasa (27/10) untuk mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD) di Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, dan Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan. Kegiatan ini dibiayai melalui program CSR Permata Sehat dan merupakan agenda tahunan perusahaan.

Pelaksanaan fogging

Kegiatan dipimpin langsung oleh Pimpinan Area Pabrik PT PHPO KIM II, Cahaya Sembiring, bersama tim CSR. Acara dihadiri Sekretaris Lurah Mabar Hilir, Mulak Angkat, serta perwakilan Kepala Desa Saentis, Yudo Irawan, dan para kepala lingkungan setempat.

"Program ini setiap tahun kita laksanakan, tujuannya untuk mencegah penyakit menular yang bersumber dari nyamuk Aedes aegypti. Harapannya, dengan fogging yang kita lakukan dapat memberikan lingkungan yang sehat dari wabah DBD,"

— Cahaya Sembiring, Pimpinan Area Pabrik PT PHPO KIM II.

Tujuan dan cakupan program

Fogging dilakukan untuk menekan populasi nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor DBD. Kegiatan menyasar permukiman warga, fasilitas umum, dan lingkungan sekitar pabrik. Pelaksanaan bertujuan untuk menurunkan risiko penularan serta memberi rasa aman kepada warga.

Program CSR lain yang berjalan

Selain fogging, perusahaan menyampaikan bahwa program CSR Permata Sehat mencakup berbagai kegiatan sosial. Beberapa program yang disebutkan meliputi:

  • Lingkungan (kebersihan dan penghijauan).
  • Sosial (bantuan masyarakat dan kesehatan).
  • Ekonomi (pemberdayaan usaha mikro).
  • Pendidikan (beasiswa dan bantuan fasilitas).

Manajemen perusahaan menyatakan harapan agar perkembangan usaha terus berlanjut sehingga kegiatan CSR dapat berkesinambungan.

Tanggapan pemerintah dan warga

Pemerintah setempat menyampaikan apresiasi atas bantuan fogging tersebut. Sekretaris Lurah Mabar Hilir, Mulak Angkat, dan perwakilan Desa Saentis, Yudo Irawan, berharap fogging dijalankan rutin untuk menekan kasus DBD yang dilaporkan di wilayah mereka.

Kegiatan fogging berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari warga. Masyarakat menyampaikan terima kasih atas upaya pencegahan yang digelar perusahaan.

Monitoring lanjutan dan koordinasi antara perusahaan dengan aparat lingkungan setempat akan menentukan frekuensi fogging selanjutnya sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit berbasis komunitas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait