Jalan Provinsi Sergai Rusak Lagi, Warga Keluhkan Truk Overtonase
Sei Rampah, 16 September – Jalan provinsi yang menghubungkan Sei Rampah dan Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai kembali mengalami kerusakan. Warga menuding truk bertonase besar sering melintas dan diduga membawa muatan melebihi kapasitas. Keluhan ini muncul usai perbaikan yang sempat dilakukan, sehingga masyarakat khawatir kerusakan kembali berulang.
Keluhan warga dan dugaan overtonase
Sejumlah warga melaporkan truk tronton ukuran besar hilir mudik di jalur tersebut membawa muatan berat. Mereka menduga sebagian kendaraan mengangkut beban di atas tonase yang diizinkan. Kondisi ini dianggap menjadi penyebab utama percepatan kerusakan badan jalan yang baru saja diperbaiki.
“Masyarakat Tanjung Beringin sudah cukup lama mengidamkan jalan yang bagus. Setelah jalan sudah bagus, malah ada truk tonase besar melintas dan kembali merusak jalan,”
Pernyataan itu disampaikan Malik, warga Kecamatan Tanjung Beringin, saat ditemui pada Rabu (16/9). Ia meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk menghentikan praktik muatan berlebih.
Dampak pada keselamatan dan kenyamanan
Selain merusak infrastruktur, kondisi jalan yang kembali berlubang dan retak mengganggu kenyamanan pengguna. Warga khawatir kerusakan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara motor dan kendaraan kecil yang rutin melewati jalur itu.
Kerusakan berulang juga berpotensi menambah biaya perbaikan yang membebani anggaran jika titik masalah tidak ditangani secara menyeluruh.
Respons Dinas Perhubungan Sergai
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serdang Bedagai, Gunawan, menyatakan pihaknya memiliki keterbatasan kewenangan. Ruas yang dimaksud berstatus jalan provinsi, sehingga penindakan langsung oleh daerah kabupaten tidak memungkinkan.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara,”
Gunawan menegaskan langkah koordinasi sebagai upaya menindaklanjuti laporan warga terkait kendaraan bertonase besar.
Harapan warga dan langkah ke depan
Warga mengharapkan koordinasi antarinstansi segera dilakukan. Mereka meminta pengawasan ketat terhadap kapasitas muatan dan penerapan sanksi bila ditemukan pelanggaran tonase.
Harapan lainnya adalah agar perbaikan jalan yang sudah dikerjakan dijaga dan diawasi agar tidak cepat rusak lagi. Masyarakat menunggu tindakan konkret agar investasi perbaikan jalan tidak sia-sia.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kejari Medan Terapkan Diversi untuk Perkara Anak RSP
Kejari Medan menyelesaikan kasus anak RSP lewat diversi dan menerbitkan SKP2 setelah putusan PN Medan 30 Okt...
Korpri Dambaan FC vs Bank Sumut: Laga Persahabatan Pererat Silaturahmi
Korpri Dambaan FC (ASN Pemkab Sergai) bertanding melawan keluarga besar PT Bank Sumut di Stadion Kebun Bunga...
Ribuan Kader Pujakesuma Kawal Sidang Putusan Kasus Sumantri
Ribuan kader Pujakesuma akan mengawal sidang putusan Sumantri dan anaknya di PN Lubuk Pakam terkait dugaan p...
Gerindra Reshuffle AKD DPRD Deliserdang, Dahnil Masuk Banggar & BKD
Fraksi Gerindra merombak AKD DPRD Deliserdang; Muhammad Dahnil Ginting diposisikan di Banggar dan Badan Keho...
PKK Medan Dukung YP ADHA Perluas Edukasi dan Skrining HIV/AIDS
PKK Medan dukung YP ADHA perluas edukasi, deteksi dini, dan hapus stigma untuk cegah HIV/AIDS, khususnya pad...
PPSD Siahaan Gelar Perayaan Natal 19 Desember di Medan
PPSD Siahaan Kota Medan akan menggelar Perayaan Natal pada 19 Desember di Regale Convention Hall; rangkaian...