Gubernur Banten: 567 Km Jalan Nasional di Banten Gelap Gulita
Gubernur Banten Andra Soni menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah pada Selasa, 19 Mei 2026, membahas 567 kilometer jalan nasional di provinsi itu yang masih gelap gulita. Rapat diadakan di kantor Gubernur Banten, Tangerang Selatan, untuk menyamakan data dan menentukan skema pengadaan, pembayaran listrik, dan pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU).
Peserta rapat dan tujuan koordinasi
Rakor melibatkan perwakilan kabupaten/kota, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan, PLN, serta sejumlah pemangku kepentingan lain. Tujuan utamanya adalah menyelaraskan persepsi dan data antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar penanganan PJU berjalan bersama.
- Gubernur Banten dan seluruh kepala daerah provinsi
- BPTD dari pemerintah pusat
- Kementerian Perhubungan
- PLN
- Perwakilan dinas teknis kabupaten/kota
Hari ini kami, seluruh kepala daerah di Provinsi Banten bersama dengan BPTD dari pemerintah pusat, membahas dan berkoordinasi terkait jalan nasional yang ada di Provinsi Banten,
Data jalan nasional dan kebutuhan PJU
Berdasarkan data yang dibahas, panjang jalan nasional di Provinsi Banten mencapai sekitar 567 kilometer dan tersebar di delapan kabupaten/kota. Ruas terpanjang terdapat di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Rapat juga menyoroti kebutuhan lampu penerangan yang diperkirakan mencapai 8.000 titik pada beberapa ruas strategis.
Skema pembiayaan dan pemeliharaan PJU
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menjelaskan bahwa persoalan tidak hanya pembangunan lampu, tetapi juga mekanisme pembayaran listrik dan pemeliharaan. Menurutnya, dana APBN umumnya untuk penyediaan lampu dan pemasangan, sementara pembayaran listrik diharapkan ditanggung kabupaten/kota.
APBN itu cuma untuk penyediaan lampunya saja dan pemeliharaannya, tapi kalau untuk pembayaran listriknya, itu diharapkan kabupaten/kota,
Pencurian kabel dan dampak di Pantai Carita
Rakor juga membahas kasus pencurian kabel yang menyebabkan hilangnya 196 tiang lampu PJU di kawasan wisata Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang. Akibatnya, sejumlah jalan di kawasan itu sudah gelap selama dua tahun dan mengganggu kenyamanan masyarakat serta wisatawan.
Ya itu dicuri orang. Sudah dua tahun,
Tindak lanjut teknis dan prospek
Andra Soni menyatakan rapat akan ditindaklanjuti secara teknis untuk menentukan solusi bersama. Langkah-langkah yang dibahas meliputi pemetaan titik prioritas, penentuan skema pembiayaan listrik, serta penguatan pengamanan infrastruktur PJU agar kasus pencurian tidak berulang.
Koordinasi lintas tingkat pemerintahan ini diharapkan mempercepat penerangan jalan di ruas nasional guna meningkatkan keselamatan dan pelayanan publik di Provinsi Banten.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementerian Ekonomi Kreatif Jajaki Kolaborasi dengan ION Perluas Pasar Digital
Kemenparekraf bertemu ION pada 20 Agustus 2026 untuk perluas akses pasar digital, dorong AI, pemasaran digit...
Bendera Raksasa 10x5 m Dikibarkan di Muara Tujuh Sungai Subang
Bendera Merah Putih 10x5 meter dikibarkan di Muara Tujuh Sungai, Subang saat HUT RI ke-81 sambil mengkampany...
Menekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community di TIM
Menekraf Teuku Riefky Harsya apresiasi pameran SBY Art Community di TIM (18–30 Agustus 2026) sebagai ruang k...
Perlinsos Digital: Bakom Sebut Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Jadi 5 Menit
Bakom: uji coba Perlinsos Digital mempercepat pendaftaran bansos dari 200 hari menjadi sekitar lima menit, d...
Wamentrans Viva Yoga Ajak Bantu Korban Gempa NTT saat HUT RI ke-81
Wamentrans Viva Yoga mengajak semua pihak bantu korban gempa NTT saat perayaan HUT RI ke-81 dan menekankan s...
Kemenko PMK Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascagempa NTT
Kemenko PMK memprioritaskan pemulihan layanan pendidikan pascagempa NTT, memaksimalkan gudang di Labuan Bajo...