Kemensos Salurkan Jadup ke Langsa: 24.203 Penerima Rp32,67 Miliar
LANGSA — Pemerintah Kota Langsa menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bufferstock logistik dari Kementerian Sosial RI pada Minggu (27/9). Penyerahan simbolis berlangsung di Aula PT Pos Indonesia Cabang Langsa oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, Masriani Mansyur, kepada Wali Kota Jeffry Sentana.
Penyerahan bantuan dan kelompok penerima
Kementerian Sosial tidak hanya menyerahkan logistik, tetapi juga bingkisan khusus untuk anak-anak terdampak bencana sebagai perhatian untuk kelompok rentan. Acara dihadiri pejabat daerah dan masyarakat setempat.
Rincian bantuan
Jumlah penerima dan nilai bantuan yang disampaikan dalam penyerahan adalah sebagai berikut:
- 24.203 jiwa penerima Jadup tahap II termin kedua
- Total dana Rp32.674.050.000 untuk Jadup
- Nilai bufferstock logistik yang diserahkan Rp309.278.446
Mekanisme penyaluran
Wali Kota Jeffry Sentana menekankan bahwa dana Jadup tidak dikelola langsung oleh Pemko. Ia menjelaskan mekanisme berjenjang untuk memastikan akurasi data dan pencairan dana.
- Usulan data berasal dari gampong, BPBD, dan Dinas Sosial
- Ditetapkan lewat Keputusan Wali Kota
- Data dipadankan oleh BPS
- Diproses oleh Kemensos lalu diajukan ke Kemenkeu
- Pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia
Pernyataan pejabat
“Atas nama Pemerintah Kota Langsa dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Direktur beserta rombongan,”
— Wali Kota Jeffry Sentana menyampaikan terima kasih atas dukungan pusat dan menilai komunikasi intensif antara Pemko dan Kemensos menjadi kunci realisasi tinggi bantuan ini.
“Mudah-mudahan Ibu betah untuk kembali lagi kemari. Karena bukan hanya masyarakat yang ingin Ibu datang, tetapi Wali Kota juga. Kita berharap silaturahmi ini berkelanjutan, tidak hanya sebatas karena bencana,”
“Bantuan yang sudah kami salurkan sampai saat ini kurang lebih Rp400 miliar. Ini bagian dari kerja keras Pak Wali dan seluruh tim untuk memperjuangkan hak masyarakat,”
— Direktur PSKBA Masriani Mansyur memberi apresiasi atas upaya Pemko Langsa. Ia menambahkan bahwa data korban masih dinamis dan terus dimutakhirkan, serta komitmen pemerintah pusat untuk memastikan warga terdampak terdata dan menerima haknya.
“Salam dari Pak Menteri Sosial yang berhalangan hadir. Kami hadir untuk monitoring agar penyaluran berjalan baik,”
Hadir dan tindak lanjut
Acara dihadiri Sekda Kota Langsa, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, geuchik, dan masyarakat. Pemerintah daerah dan pusat menyatakan akan melanjutkan pemantauan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan data terus diperbarui.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Saksi Tegaskan Tidak Sebut Doddy 'Mafia Tanah' di Sidang Praperadilan
Saksi pelapor di praperadilan Medan menyatakan tak pernah menyebut Doddy 'mafia tanah'; inti laporan soal em...
Groundbreaking Huntap di Aceh Tamiang, Target 2.399 Unit 2026
Pemerintah memulai pembangunan 178 huntap di Alur Jambu, Aceh Tamiang, bagian dari target 2.399 unit pada 20...
Medan: Polrestabes Gagalkan Peredaran Vape Getar, Pemko Gandeng KPK
Polrestabes Medan menangkap pelaku dan menyita 450 bungkus vape getar; warga Medan Belawan hidup di dapur se...
PKA Sumut Belajar Tata Kelola Lingkungan ke DLH DKI
Puluhan calon pemimpin administrator Sumut mengikuti Studi Lapangan PKA ke DLH DKI Jakarta untuk mempelajari...
Aris Rinaldi Nasution Terpilih Kembali Ketua Forwakum Sumut 2026-2029
Aris Rinaldi Nasution kembali terpilih sebagai Ketua Forwakum Sumut 2026–2029 setelah unggul tipis dalam pem...
Polantas Karib: Sat Lantas Pematangsiantar Edukasi 60 Anak TK soal Lalu Lintas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar menggelar Polantas Karib untuk 60 anak TK, mengajarkan rambu lalu lintas,...