Lokal

Sergai Gelar Pelatihan Mikroskopis untuk Pertahankan Eliminasi Malaria

Bagikan:
Bupati membuka pelatihan mikroskopis malaria di Hotel Amanda Tebing Tinggi

TEBINGTINGGI, 28 September 2026 — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya membuka Pelatihan Penyegaran Mikroskopis Malaria bagi petugas Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) di Hotel Amanda Tebing Tinggi, Senin (28/9). Kegiatan bertujuan mempertahankan status eliminasi malaria dan meningkatkan kompetensi laboratorium dalam diagnosis penyakit.

Tujuan dan konteks pelatihan

Pemkab Sergai menyatakan pelatihan ini bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga capaian eliminasi malaria. Menurut Bupati, capaian tersebut sudah mendapat pengakuan berupa Sertifikat Eliminasi Malaria dan harus dipertahankan melalui kewaspadaan dan surveilans.

“Eliminasi bukan berarti kita boleh berhenti waspada. Tugas kita selanjutnya adalah mempertahankan capaian tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan, surveilans, deteksi dini, dan respons yang cepat apabila ditemukan kasus,”

Peran ATLM dan laboratorium

Bupati menegaskan peran penting tenaga kesehatan, khususnya ATLM, dalam menjaga kualitas pemeriksaan. Hasil pemeriksaan laboratorium menjadi dasar penentuan langkah pelayanan dan penanganan pasien.

Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya ketelitian, kompetensi, dan konsistensi dalam menjalankan standar pemeriksaan mikroskopis malaria agar hasil dapat dipercaya dan pasien terlindungi.

Materi dan metode pelatihan

Kepala Dinas Kesehatan Sergai dr. Yohnly Boelian Dachban menyatakan diagnosis yang tepat dan cepat adalah kunci pengendalian malaria. Ia menjelaskan pemeriksaan mikroskopis berperan penting untuk identifikasi parasit dan stadium infeksi.

Pelatihan menyegarkan teknik pembuatan dan pewarnaan sediaan darah, pemeriksaan mikroskopis, identifikasi jenis dan stadium parasit malaria, serta pengendalian mutu hasil pemeriksaan. Peserta didorong aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman agar ilmu dapat diterapkan di fasilitas masing-masing.

Peserta, pengajar, dan jadwal

Panitia melaporkan kegiatan diikuti 23 peserta, terdiri atas analis dari puskesmas dan rumah sakit. Pelatihan dilaksanakan secara klasikal selama tujuh hari, mulai 27 September hingga 3 Oktober 2026.

  • Pengendali mutu: Marlis Roni Tua Siregar (UPTD Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumut)
  • TOC: Muhammad Anshor Harahap (UPTD Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumut)
  • Fasilitator: Halik Hadi (Dinas Kesehatan Provinsi Sumut)

Kegiatan juga dihadiri Camat Tebing Tinggi Andy Akbar Perdana.

Harapan dan tindak lanjut

Bupati berharap pelatihan menjadi momentum penyegaran agar mutu pemeriksaan laboratorium seragam di seluruh wilayah. Ia mengajak Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah desa, kader, dan masyarakat untuk memperkuat koordinasi demi mempertahankan capaian eliminasi.

“Petugas kompeten, pemeriksaan bermutu, hasil dapat dipercaya, masyarakat terlindungi. Prinsip sederhana ini harus menjadi komitmen kita bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,”

Dengan memperkuat kapasitas ATLM dan menjaga mutu pemeriksaan, Pemkab menargetkan status eliminasi malaria di Sergai tetap terjaga dan risiko transmisi lokal dapat diminimalkan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait