Dirjen Kemenag Kunjungi Kontingen PPSN VI Sumut di Malang
Malang, Jawa Timur — Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Dr. H. Basnang Said, mengunjungi kontingen Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI asal Sumatera Utara di lokasi kegiatan PPSN VI, Malang. Kunjungan berlangsung santai dan diisi dialog serta diskusi ringan seputar pengalaman peserta selama kegiatan.
Kunjungan dan suasana akrab
Basnang duduk bersama peserta dan menyapa para santri dengan panggilan "kakak", istilah yang biasa dipakai dalam Gerakan Pramuka untuk membangun suasana kekeluargaan. Sapaan ini mencairkan suasana dan membuat dialog berlangsung hangat.
Para peserta menyatakan kegembiraan karena mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Dirjen Pesantren dalam suasana informal. Pertemuan juga dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman terkait kegiatan dan lomba yang sudah dijalani.
Prestasi dan partisipasi kontingen Sumut
Kontingen PPSN VI dari Sumatera Utara berjumlah 40 orang. Mereka telah mengikuti beragam perlombaan sepanjang rangkaian kegiatan di Malang. Kegiatan yang sudah diikuti mencakup devile, karnaval, yel-yel putra dan putri, Teknologi Tepat Guna, pionering, dan Kuliner Nusantara.
Salah satu agenda yang masih menunggu adalah pertandingan Got Talent untuk kategori putra dan putri. Penampilan pada babak itu diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik peserta setelah serangkaian perlombaan sebelumnya.
Susunan kontingen
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Pimpinan Kontingen (Pinkonda) | 2 orang |
| Pembina Pendamping (Bindamping) | 2 orang |
| Peserta putra/putri | 32 orang |
| Total | 40 orang |
Kata pimpinan kontingen
Pinkonda Putra, H. Muhammad Asrul, didampingi Kartika sebagai Pinkonda Putri, menilai semangat peserta sebagai modal utama dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Ya, alhamdulillah, semua peserta penuh semangat mengikuti lomba. Harapan kami, semoga menjadi peserta terbaik
Menurut mereka, selain mengejar prestasi, keikutsertaan di PPSN bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kemandirian, dan menumbuhkan jiwa kebersamaan di kalangan pramuka santri.
Sejarah singkat dan prospek
Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) telah digelar enam kali sejak penyelenggaraan perdana di Bumi Perkemahan Cibubur pada 2006. Selama dua dekade, PPSN 2006–2026 terus berkembang dan menanamkan semangat kebersamaan serta pengembangan keterampilan bagi pramuka santri.
Dengan masih tersisanya agenda lomba Got Talent, kontingen Sumut diharapkan menutup rangkaian kegiatan dengan prestasi dan pengalaman yang memperkaya kemampuan mereka.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...