Wali Kota Pematangsiantar Dukung Perluasan Layanan BSI
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima kunjungan silaturahmi jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Pematangsiantar di ruang kerja Balai Kota, Jalan Merdeka, Jumat (2/10). Pertemuan membahas penguatan kerja sama perekonomian daerah, perluasan akses perbankan syariah, dan dukungan pada pelaku usaha lokal.
Pertemuan dan penyerahan penghargaan
Delegasi BSI yang hadir dipimpin oleh ATRBM Imelda Susanti, Branch Manager KC Perintis Tagor Mulia Rangkuti, dan Branch Manager KCP Jimmy Andika. Mereka menyerahkan piagam penghargaan kepada Wali Kota Wesly dalam kesempatan tersebut.
Wesly menyambut baik perkenalan BSI sebagai mitra strategis Pemko Pematangsiantar. Ia menilai kehadiran bank syariah penting untuk mendukung program ekonomi daerah.
Fokus kerja sama: literasi, digitalisasi, dan UMKM
Pembicaraan menitikberatkan pada beberapa langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah dan memperkuat perekonomian daerah. Menurut Wesly, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan edukasi produk perbankan bagi publik.
- Penguatan literasi keuangan syariah
- Percepatan digitalisasi layanan publik
- Dukungan terhadap pelaku UMKM
- Sinergi program strategis antar lembaga
"Selaku mitra strategis Pemko Pematangsiantar dalam hal perekonomian dan perbankan, kami sangat mengapresiasi Kantor Cabang BSI Pematangsiantar. Terlebih juga Pemko Pematangsiantar mendapat prestasi Wilayah Implementasi Kejar terbaik sub kategori kota/kabupaten regional Sumatera," kata Wesly.
Dukungan Pemko dan koordinasi lintas sektor
Wesly menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mendukung penuh upaya BSI. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar layanan perbankan syariah dapat menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, kehadiran BSI diharapkan berkontribusi pada peningkatan inklusi keuangan dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Pematangsiantar. Diskusi juga menyentuh peran BSI dalam memfasilitasi akses pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil.
Implikasi dan langkah ke depan
Langkah konkret yang disepakati meliputi pengembangan program edukasi bersama, integrasi layanan digital, dan inisiatif pendampingan UMKM. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan mendukung pemulihan ekonomi lokal.
Dengan dukungan pemerintah kota, langkah-langkah tersebut diharapkan mempercepat penetrasi layanan perbankan syariah serta mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil di wilayah ini.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...