Lokal

PKA Sumut Belajar Tata Kelola Lingkungan ke DLH DKI

Bagikan:
Peserta PKA Sumut saat kunjungan ke Kantor DLH DKI Jakarta

Jakarta — Puluhan calon pemimpin administrator Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengikuti studi lapangan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (8/10/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 untuk mempelajari praktik tata kelola lingkungan dan pelayanan publik.

Kegiatan dan tujuan kunjungan

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut menyelenggarakan Studi Lapangan (Stula) PKA Angkatan III NDH Ganjil di kantor DLH DKI Jakarta. Rombongan diterima oleh Sekretaris DLH DKI Jakarta, Yusiono A. Supalal, yang memaparkan struktur organisasi, inovasi layanan, serta manajemen kinerja di lingkungan DLH.

Selain observasi, peserta diarahkan untuk menganalisis strategi dan faktor keberhasilan yang diterapkan DLH DKI. Materi ini kemudian diharapkan dapat diadaptasi sesuai karakter organisasi masing-masing peserta.

Penguatan kompetensi kepemimpinan

Kegiatan didampingi Coach Dr. Ir. Hairulsyah, M.Si. Menurutnya, studi lapangan menjadi bagian penting dalam memperkuat kompetensi kepemimpinan administrator. Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat implementasi langsung praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan.

"Targetnya, ada dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik," — Dr. Ir. Hairulsyah, M.Si.

Para peserta diberi tugas untuk menggali inovasi, mekanisme monitoring kinerja, dan pendekatan kolaboratif yang dipakai DLH DKI. Proses ini dimaksudkan untuk mendorong lahirnya gagasan aksi perubahan yang inovatif dan berorientasi hasil.

Harapan dan implikasi bagi Pemerintah Sumut

Penyelenggara berharap hasil studi lapangan dapat memperluas wawasan peserta dan mendorong transformasi pelayanan publik di daerah asal mereka. Pendekatan adaptif terhadap perubahan dan kemampuan mengelola inovasi disebut kunci dalam membentuk pemimpin administrator yang efektif.

"Belajar dari praktik terbaik, mengadaptasi untuk perubahan, dan menghadirkan pelayanan publik yang berdampak," — Dr. Ir. Hairulsyah, M.Si.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya sistemik untuk meningkatkan kapasitas birokrasi di Sumatera Utara. Ke depan, peserta akan diharapkan menyusun rencana aksi yang mengintegrasikan pembelajaran lapangan ke dalam program peningkatan layanan di unit kerja masing-masing.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait