Jawa Timur Catat 212.914 Kasus ISPA, DPRD Desak Penguatan Pencegahan
SURABAYA — Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah daerah memperkuat pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menyusul laporan 212.914 kasus ISPA pada Agustus 2026, angka tertinggi sepanjang Januari–September 2026. Deni meminta pengendalian pencemaran udara, pengawasan sumber emisi, dan kesiapan fasilitas kesehatan ditingkatkan segera.
Lonjakan kasus dan data perbandingan
Berdasarkan bahan yang disampaikan Dinas Kesehatan Jawa Timur, rata-rata kasus ISPA sepanjang 2026 mencapai 151.750 kasus per bulan. Angka ini sekitar 36,2% lebih tinggi dibandingkan rata-rata bulanan sepanjang 2025 yang tercatat 111.393 kasus.
Daerah dengan laporan tertinggi
Lima wilayah dengan laporan kasus terbanyak adalah:
- Kota Surabaya
- Kabupaten Sidoarjo
- Lamongan
- Kota Malang
- Kabupaten Malang
Deni menilai wilayah-wilayah tersebut perlu pemantauan khusus terhadap tren penyakit, evaluasi kualitas udara, dan penguatan kapasitas layanan kesehatan.
Faktor lingkungan dan pemantauan kualitas udara
Deni mengingatkan kondisi kemarau kering sebagai potensi peningkatan paparan debu. Menurut prediksi BMKG yang dikutip, sekitar 56 dari 74 Zona Musim (±75,7%) diperkirakan mengalami curah hujan di bawah normal. Minimnya hujan bisa memperparah konsentrasi partikel debu dan polutan lain.
Ia mengusulkan perluasan pemantauan kualitas udara yang mencakup PM2.5 dan PM10, terutama di kawasan padat kendaraan, kawasan industri, serta permukiman di Surabaya Raya dan Malang Raya. Data kualitas udara harus dibuka ke publik dan dikaitkan dengan perkembangan kasus ISPA.
"Lonjakan kasus ISPA ini harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Penanganannya tidak bisa hanya bertumpu pada rumah sakit dan pengobatan. Pencegahan harus diperkuat, termasuk pengendalian pencemaran udara, pengawasan sumber emisi, serta perlindungan masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan,"
Kesiapan fasilitas kesehatan
Deni meminta pemantauan kapasitas layanan kesehatan, termasuk tingkat keterisian tempat tidur, ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, dan kesiapan IGD. Sebagai contoh, RSUD dr Darsono di Kabupaten Pacitan melaporkan tingkat keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 88% pada Oktober 2026 dari kapasitas 196 tempat tidur.
Direktur RSUD dr Darsono, dr Johan Tri Putranto, menyebut kunjungan meningkat di poliklinik, rawat jalan, IGD, dan rawat inap, namun pelayanan rumah sakit "masih berjalan normal" dan kapasitas tersedia masih mampu menampung pasien.
Rekomendasi kebijakan
Deni menekankan bahwa kenaikan kasus ISPA tidak boleh langsung disimpulkan hanya akibat pencemaran udara. Faktor infeksi, cuaca, kepadatan penduduk, dan paparan lingkungan harus dianalisis bersama agar kebijakan pencegahan tepat sasaran.
"Jangan sampai masyarakat terus diminta berobat ketika sakit, sementara sumber pencemar yang berpotensi memperburuk kualitas udara tidak ditangani secara serius. Pengendalian emisi dan debu harus berjalan beriringan dengan pelayanan kesehatan,"
Ia mengusulkan penguatan sistem peringatan dini yang mengintegrasikan data kualitas udara, cuaca, titik panas, dan tren ISPA. Informasi ini diharapkan dapat memberi panduan perlindungan kesehatan kepada masyarakat, sekolah, dan fasilitas kesehatan—terutama untuk anak-anak, lansia, dan warga dengan gangguan pernapasan.
Catatan akhir: Pencegahan terpadu antara kebijakan lingkungan dan kesiapsiagaan layanan kesehatan dinilai krusial agar lonjakan kasus ISPA dapat ditangani sebelum berdampak luas pada masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Liga Santri Bupati Cup 2026: 32 Tim Pesantren Berlaga di Blitar
Liga Santri Bupati Cup 2026 digelar di Blitar dengan 32 tim pesantren, dimulai 12 Oktober 2026 untuk peringa...
Dugaan Penyimpangan Bantuan Traktor di Jember, Dinas Tak Bisa Tunjukkan Data
Dinas DTPHP Jember gagal tunjukkan data penerima traktor APBN 2025; beberapa kelompok tani mengaku tak mener...
Sumenep Luncurkan Gerakan Baca 111.111 Surat Al-Waqi'ah
Pemerintah Sumenep meluncurkan gerakan baca 111.111 kali Surat Al-Waqi'ah oleh ASN dan PPPK, diluncurkan Bup...
Bantuan Tangki Air di Banyuwangi Atasi Kekeringan El Nino
Mobil tangki air bersih diterjunkan ke Dusun Sumberurip, Banyuwangi pada 11 Oktober 2026 untuk meringankan w...
Rijanto Terapkan Manajemen Talenta dalam Mutasi ASN Blitar
Bupati Blitar Rijanto menetapkan manajemen talenta sebagai dasar promosi dan mutasi ASN untuk memperkuat kin...
Ketua DPRD Malang Dorong Trash Boom untuk Atasi Sampah Sungai
Ketua DPRD Malang dorong pemasangan trash boom dan edukasi pengelolaan sampah rumah tangga untuk atasi pence...