Liga Santri Bupati Cup 2026: 32 Tim Pesantren Berlaga di Blitar
BLITAR — Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. Turnamen pembuka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ini dimulai pada Senin, 12 Oktober 2026, di Kings Futsal Kanigoro. Kegiatan tiga hari tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi antarpesantren sekaligus memperkuat sinergi pemerintah, ulama, dan generasi muda NU.
Pembukaan dan peserta
Upacara pembukaan dilakukan oleh Bupati Blitar, Rijanto, yang membuka turnamen secara resmi dengan tendangan perdana. Turnamen berlangsung selama tiga hari dan menampilkan tim-tim dari berbagai pondok pesantren di wilayah Blitar Raya. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pesantren karena menjadi kelanjutan dari penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Tujuan kompetisi
Menurut Bupati Rijanto, Liga Santri bukan sekadar ajang olahraga. Turnamen ini menjadi wadah pertemuan untuk membangun kebersamaan, menjaga persatuan, dan memperkuat komunikasi antara ulama, umara, dan generasi muda.
"Futsal Liga Santri dalam rangka Hari Santri ini merupakan lanjutan dari Futsal Liga Santri yang dilaksanakan tahun kemarin. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Pemerintah Kabupaten Blitar, ulama, dan generasi muda NU,"
Rijanto menekankan pentingnya kolaborasi tersebut agar keharmonisan masyarakat Kabupaten Blitar tetap terjaga.
Harapan dan nilai sportivitas
Selain membangun jejaring, Pemkab berharap nilai sportivitas yang tercermin selama pertandingan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Rijanto menilai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda dapat mendukung terciptanya lingkungan sosial yang aman dan kondusif.
"Kami berharap, melalui Futsal Liga Santri ini, sinergitas dan silaturahmi akan terus terjaga, utamanya dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Blitar,"
Tokoh yang hadir
Pembukaan di Kings Futsal Kanigoro turut dihadiri Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Blitar. Kehadiran unsur pemerintahan dan organisasi keagamaan menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan yang melibatkan pondok pesantren.
Dengan rangkaian pertandingan yang berlangsung selama tiga hari, panitia menargetkan terciptanya interaksi positif antar-pesantren dan peningkatan kompetensi atlet futsal santri. Ke depan, penyelenggaraan diharapkan semakin rutin dan mampu menjaring lebih banyak peserta serta memperkuat peran olahraga dalam membangun karakter generasi muda pesantren.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ketua DPRD Malang Dorong Trash Boom untuk Atasi Sampah Sungai
Ketua DPRD Malang dorong pemasangan trash boom dan edukasi pengelolaan sampah rumah tangga untuk atasi pence...
PDI Perjuangan Tulungagung Gagas Transformasi Media Partai
DPC PDI Perjuangan Tulungagung mendorong media partai bertransformasi dari dokumentasi formal menjadi instru...
Deni Wicaksono Raih Lencana Emas Jer Basuki Beya
Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menerima Lencana Emas Jer Basuki Beya pada HUT ke-81 Jatim, menegaskan...
Deni Wicaksono Terima Lencana Emas Jer Basuki dari Pemprov Jatim
Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menerima Lencana Emas Jer Basuki pada 12 Oktober 2026 sebagai penginga...
PDI Perjuangan Tulungagung Gelar Pelatihan Media Sosial di 4 Dapil
DPC PDI Perjuangan Tulungagung menggelar kaderisasi dan pelatihan media sosial di empat Dapil pada 11 Oktobe...
Klinik UMKM Digagas untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan Tuban
Ony Setiawan mendorong pendirian Klinik UMKM di Tuban pada 11 Oktober 2026 untuk memperkuat UMKM, mempermuda...