Politik

Bangkalan Bidik Juara IGA 2026 usai Masuk 10 Besar

Bagikan:
Evaluasi Innovative Government Award di Aula Diponegoro Bangkalan

Bangkalan — Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat inovasi daerah untuk memperbaiki pelayanan publik dan membidik gelar kabupaten terinovatif pada Innovative Government Award (IGA) 2026. Pernyataan ini disampaikan Bupati Lukman Hakim saat kegiatan Evaluasi IGA Kabupaten Bangkalan di Aula Diponegoro, Senin, 12 Oktober 2026.

Target dan komitmen daerah

Bupati Lukman menyatakan capaian dua tahun terakhir menjadi modal penting. Pada IGA 2024, Bangkalan menembus 14 besar nasional dan meningkat ke 10 besar pada IGA 2025. Karena itu, Pemkab menyiapkan kebijakan untuk membangun ekosistem inovasi berkelanjutan.

Menurut Lukman, inovasi tidak boleh berhenti sebagai dokumen administrasi. Inovasi harus menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan efektivitas pelayanan.

"Berkat kerja keras tersebut, Kabupaten Bangkalan secara konsisten ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif. Semoga inovasi yang dikembangkan dapat terus memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintahan daerah,"

Evaluasi sebagai alat pengukur

Kepala Bapperida Bangkalan, Wibagyo Suharta, menjelaskan evaluasi IGA 2026 bertujuan memantau efektivitas dan keberlanjutan inovasi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Evaluasi juga dimaksudkan untuk mendorong konsistensi inovasi dalam pelayanan publik.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak berhenti pada gagasan, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan memiliki keberlanjutan,"

Wibagyo menambahkan, proses ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian inovasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Inovasi yang sudah menembus seleksi

Sejumlah inovasi Bangkalan sudah mencatat hasil pada ajang regional dan nasional. Beberapa telah lolos seleksi awal dan masuk daftar penilaian lebih lanjut.

  • CONSIS Telepati — RSUD Syamrabu; lolos kelompok 90 besar inovasi pelayanan publik pada Jatim Jagad Inovasi Award 2026.
  • BRAVO — Bapperida; juga masuk kelompok 90 besar pada kategori yang sama.
  • SI BANG MANJA (Sistem Informasi Bangkalan Mantap Jalannya) — Dinas PUPR; masuk enam besar kategori II (inovasi berbasis web/aplikasi).
  • Karna Pitaloka — Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan; masuk enam besar kategori III (agribisnis dan energi terbarukan).
  • Duwe’ Beres — RSUD Syamrabu; lolos seleksi administrasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Pro Tematik 2026 kategori layanan jemput bola dari Kementerian PANRB.

Harapan dan langkah ke depan

Pemkab berharap evaluasi ini memacu setiap OPD menghasilkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan warga. Tujuannya agar inovasi menjadi instrumen untuk tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pelayanan.

Ke depan, Pemkab akan melanjutkan pembinaan dan monitoring untuk memastikan inovasi yang sudah berkembang berkelanjutan dan siap bersaing pada tingkat provinsi maupun nasional.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait