Nasional

Kemendag Targetkan Transaksi ISF 2026 Capai Rp38 Triliun

Bagikan:

Kementerian Perdagangan menargetkan nilai transaksi Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 mencapai Rp38 triliun. Festival berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 dan diselenggarakan di pusat perbelanjaan seluruh Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ritel serta UMKM.

Target transaksi dan perbandingan dengan 2025

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan target Rp38 triliun naik signifikan dari capaian ISF 2025. Tahun lalu, transaksi festival tercatat sekitar Rp25 triliun.

"Kalau misalnya kita bandingkan dengan tahun 2025, tahun 2025 itu transaksi yang dicapai oleh ISF ini menghasilkan Rp25 triliunan. Kemudian di tahun 2026 ini, APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesa) atau ISF itu meningkatkan targetnya menjadi Rp38 triliunan,"

Perluasan partisipasi pusat perbelanjaan

Kemendag menyebut pelaksanaan ISF 2026 diperluas ke seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 407 pusat perbelanjaan dipastikan berpartisipasi, naik dari sekitar 380 pada penyelenggaraan perdana.

Peningkatan jumlah lokasi diharapkan meningkatkan kunjungan dan mendorong transaksi yang lebih besar selama festival berjalan.

Strategi promosi dan program pendukung

Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menjelaskan sejumlah strategi baru untuk menarik pengunjung dan menaikkan angka transaksi. Durasi festival diperpanjang dari 11 hari menjadi 17 hari dan diskon ditawarkan hingga 80 persen.

"Jadi saya kira itu semua akan merupakan salah satu strategi bagaimana menarik pengunjung ke pusat perbelanjaan. Setelah masuk mereka disuguhkan oleh berbagai macam promo belanja,"

APPBI juga menyiapkan program pendukung yang mencakup:

  • Kegiatan kuliner dan pasar makanan
  • Hiburan dan pertunjukan di pusat perbelanjaan
  • Acara bertema peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Dampak terhadap perekonomian

Kemendag optimistis target dapat tercapai seiring meningkatnya partisipasi pelaku usaha dan antusiasme masyarakat. Kenaikan target diharapkan turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang sebagian besar ditopang oleh konsumsi rumah tangga.

Selain menyasar pasar domestik, Kemendag juga akan memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan di luar negeri untuk menarik wisatawan mancanegara. Promosi difokuskan pada negara-negara ASEAN dan kawasan Pasifik, termasuk Australia.

Dengan kombinasi perluasan lokasi, perpanjangan durasi, dan program promosi, penyelenggara berharap ISF 2026 menjadi pendorong nyata bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor ritel serta UMKM.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait