Indonesia-Malaysia Percepat Kerja Sama Industri Halal
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Istana Wapres pada Kamis, 17 September 2026. Pertemuan menekankan percepatan kerja sama industri halal, rencana pembentukan Dewan Halal bilateral, serta perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
Percepatan kerja sama halal dan peluang pasar global
Dalam pertemuan itu kedua pihak sepakat memperluas akses pasar produk halal. Mereka menilai produk halal memiliki potensi besar untuk menembus pasar global dan meningkatkan nilai ekspor kedua negara.
"Salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo untuk Yang Mulia. Terima kasih sekali untuk kedatangannya," kata Wapres Gibran saat membuka pertemuan.
Deputi Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyoroti besarnya permintaan produk halal di dunia. Ia menyebut nilai pasar global sekitar 1,3 triliun dolar AS, sehingga membuka peluang bagi Indonesia dan Malaysia untuk memperbesar pangsa pasar.
"Produk halal ini, di market, kebutuhan di dunia bernilai 1,3 trillion US Dollar. Indonesia dan Malaysia mempunyai market share untuk menawarkan produk-produk halal ke seluruh dunia," ujarnya.
Rencana pembentukan Indonesia-Malaysia Halal Council
Kepala BPJPH Ahmad Haikal mengatakan Wapres meminta percepatan pembentukan ASEAN Halal Council. Sebagai langkah awal, Indonesia dan Malaysia berencana memprakarsai pembentukan Indonesia-Malaysia Halal Council pada akhir tahun ini.
"Mas Wapres sangat mendukung dan meminta segera dilakukan percepatan menuju ASEAN Halal Council. Ketika terwujud, ini sudah naik kelas halal," kata Haikal.
Inisiatif bilateral ini diharapkan menjadi model harmonisasi standar halal di kawasan dan memudahkan ekspor produk halal ke negara ketiga.
Kolaborasi pembangunan kawasan perdesaan
Selain sektor halal, kedua delegasi membahas kerja sama untuk memajukan kawasan perdesaan. Ahmad Zahid menyatakan kesamaan kondisi di beberapa wilayah kedua negara membuka ruang tukar pengalaman dan perencanaan bersama.
"Banyak similarity atau kesamaan antara Indonesia dan Malaysia, mungkin kita boleh berkongsi pengalaman. Boleh juga berkongsi perencanaan untuk memajukan kawasan-kawasan perdesaan," katanya.
Langkah ini didorong untuk meningkatkan kesejahteraan pedesaan melalui program yang saling melengkapi.
Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Isu pelindungan PMI juga menjadi topik penting. Wapres meminta perhatian khusus guna memastikan PMI memperoleh proteksi yang baik selama bekerja di Malaysia.
"Terkait pelindungan pekerja migran di Malaysia, Pak Wakil Presiden memesankan pentingnya proteksi yang bagus. Yang kedua terkait penambahan kuota untuk sektor formal. Karena yang ada memang masih dominan oleh informal," ujar Menteri Pelindungan Pekerja Migran Mukhtarudin.
Indonesia mendorong penambahan kuota penempatan PMI pada sektor formal untuk meningkatkan perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja.
Pertemuan ini menandai langkah konkret dua negara untuk memperkuat posisi bersama di pasar halal dunia sekaligus meningkatkan kerja sama sosial-ekonomi. Agenda selanjutnya mencakup finalisasi pembentukan Dewan Halal bilateral hingga akhir tahun dan pembahasan mekanisme perlindungan PMI secara lebih rinci.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BKSDA Kaltim Tangani Dua Orangutan Dekat Aktivitas Manusia
BKSDA Kaltim menangani dua orangutan di Kutai pada 13–17 September 2026; satu direhabilitasi, satu dievakuas...
Kemensos Buka Ruang Koreksi Data Sosial Ekonomi, Target 1 Minggu
Kemensos mengakui data sosial ekonomi belum akurat dan membuka ruang koreksi data, menargetkan penelusuran 2...
Pembelajaran Terganggu Saat Asap Karhutla di Kutai Barat
Asap karhutla di Kutai Barat mengganggu pembelajaran; sekolah dan orang tua menyesuaikan metode karena keter...
Beras Bantuan 2026 Kini dari Petani Indonesia, Bapanas Pastikan
Bapanas pastikan beras bantuan 2026 sepenuhnya dari petani Indonesia, dengan alokasi 2,6 juta ton untuk 33,2...
1.289 Kadet Unhan Dikerahkan ke Sekolah Rakyat 12–24 Okt 2026
1.289 kadet Unhan dikerahkan ke Sekolah Rakyat 12–24 Oktober 2026 untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, d...
Komisi VII: Ketidakstabilan Harga Gas Ancaman Industri Keramik
Komisi VII mendesak kepastian pasokan dan harga gas setelah fluktuasi bulanan mengancam produksi dan investa...