1.289 Kadet Unhan Dikerahkan ke Sekolah Rakyat 12–24 Okt 2026
Kementerian Sosial bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan menugaskan 1.289 kadet Universitas Pertahanan (Unhan RI) untuk mengabdi di Sekolah Rakyat pada 12–24 Oktober 2026. Program ini bertujuan memperkuat karakter dan kedisiplinan siswa, dengan total personel mencapai 1.525 orang termasuk 236 pengasuh.
Jadwal dan jumlah personel
Kegiatan pengabdian kadet Unhan dijadwalkan berlangsung dua minggu, 12–24 Oktober 2026. Selain 1.289 kadet, ada 236 pengasuh pendamping sehingga jumlah personel yang terlibat menjadi 1.525 orang.
Peran kadet dalam pembinaan
Para kadet akan berfungsi sebagai kakak asuh dan teladan bagi siswa. Pendampingan difokuskan pada penanaman disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan kecintaan pada tanah air.
Melalui peran tersebut, diharapkan siswa mendapat contoh nyata perilaku positif dalam keseharian sekolah.
Materi dan metode pembelajaran
Kegiatan disampaikan lewat keteladanan dan aktivitas ramah anak. Materi yang diberikan meliputi:
- Etika dan kerapian
- Kepemimpinan dan motivasi diri
- Peraturan Urusan Dalam (PUD)
- Wawasan nusantara, bela negara, dan sejarah perjuangan bangsa
- Keterampilan kepramukaan
Selain itu, kadet juga akan menggelar kelas inspirasi dan melatih keterampilan komunikasi untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Prinsip perlindungan anak dan larangan
Program menekankan perlindungan anak; semua aktivitas dilarang melakukan kekerasan fisik atau seksual, perundungan, maupun tindakan intoleran. Metode yang dipakai bersifat suportif dan non-kekerasan.
Seleksi peserta dan akses pendidikan
Siswa Sekolah Rakyat dijaring berdasarkan desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tanpa tes akademik. Karakter dan kedisiplinan dilihat sebagai aspek yang perlu dibangun secara berkelanjutan.
Peserta yang berminat melanjutkan ke Unhan akan mendapat bimbingan persiapan administrasi dan persyaratan masuk.
"Kita memerlukan role model yang bisa jadi contoh bagi siswa Sekolah Rakyat... Anak-anak kita ini adalah siswa 'istimewa' dengan beragam kemampuan," kata Mensos Saifullah Yusuf.
"Kegiatan pengabdian kadet Unhan direncanakan 12-24 Oktober 2026, akan melibatkan 1.289 kadet Unhan dan 236 pengasuh," ujar Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho.
Dengan pelibatan kadet sebagai pendamping belajar, pemerintah berharap program ini turut membentuk generasi yang lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki wawasan kebangsaan sebagai bekal masa depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pasokan Gas Industri Turun 78%, Kemenperin Soroti Dampak
Kemenperin: pasokan gas industri turun hingga 78% per 18 Sep 2026, mengganggu produksi dan daya saing, serta...
BKSDA Kaltim Tangani Dua Orangutan Dekat Aktivitas Manusia
BKSDA Kaltim menangani dua orangutan di Kutai pada 13–17 September 2026; satu direhabilitasi, satu dievakuas...
Kemensos Buka Ruang Koreksi Data Sosial Ekonomi, Target 1 Minggu
Kemensos mengakui data sosial ekonomi belum akurat dan membuka ruang koreksi data, menargetkan penelusuran 2...
Pembelajaran Terganggu Saat Asap Karhutla di Kutai Barat
Asap karhutla di Kutai Barat mengganggu pembelajaran; sekolah dan orang tua menyesuaikan metode karena keter...
Beras Bantuan 2026 Kini dari Petani Indonesia, Bapanas Pastikan
Bapanas pastikan beras bantuan 2026 sepenuhnya dari petani Indonesia, dengan alokasi 2,6 juta ton untuk 33,2...
Komisi VII: Ketidakstabilan Harga Gas Ancaman Industri Keramik
Komisi VII mendesak kepastian pasokan dan harga gas setelah fluktuasi bulanan mengancam produksi dan investa...