IHSG Diprakirakan Sideways setelah Menguat 1,68%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan bergerak sideways pada perdagangan hari ini setelah menguat 1,68% ke level 6.501,59 pada penutupan Kamis. Penguatan didorong arus modal asing dengan net buy sebesar Rp734 miliar, sementara pasar masih mencermati perkembangan global dan rencana kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ringkasan pergerakan dan prakiraan
Penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya membuat analis memperkirakan pergerakan datar di rentang support 6.450-6.500 hari ini. Level resistansi diperkirakan berada di 6.520-6.600, di mana tembusan ke atas 6.520 berpotensi melanjutkan kenaikan hingga 7.300 dalam jangka menengah.
"Untuk hari ini, IHSG berpotensi sideways di sekitar 6.450-6.500. Jika IHSG menembus level di atas 6.520, baru akan melanjutkan penguatan ke 7.300 middle term,"
Faktor pendorong: aliran modal asing
Aliran modal asing tercatat sebagai salah satu pendorong utama penguatan IHSG kemarin. Bursa mencatat net buy asing senilai Rp734 miliar.
- Saham yang paling banyak dibeli asing: AMMN, BBRI, ANTM, BRMS, PSAB
Sentimen eksternal: obligasi AS dan pasar global
Pasar global masih mempengaruhi sentimen domestik. Kenaikan imbal hasil obligasi AS memicu koreksi di Wall Street pada hari Kamis, namun pernyataan pejabat terkait rencana pembelian kembali obligasi membuat sentimen berfluktuasi.
- Dow Jones Industrial Average turun 1,32%
- S&P 500 turun 0,87%
- Nasdaq Composite melemah 1,00%
"Imbal hasil obligasi tenor 30 tahun dan 10 tahun sempat memangkas kenaikannya sesaat setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan pernyataannya,"
Rencana peningkatan volume pembelian kembali obligasi pemerintah AS disebut-sebut dapat menekan biaya pinjaman, dan berita tersebut turut mendorong bursa Asia menguat pada penutupan Kamis.
- Nikkei 225 naik 1,36%
- Hang Seng naik 0,8%
- Kospi melesat 5,89%
Kebijakan BEI yang diamati pelaku pasar
Di pasar domestik, BEI berencana melakukan perubahan aturan yang berpotensi memengaruhi likuiditas dan mekanisme perdagangan saham.
"BEI berencana mengubah batas minimum harga saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai. Pembatasan yang dilakukan, dari harga Rp50 menjadi Rp1 per saham,"
Selain itu, BEI juga mempertimbangkan penghapusan sejumlah kriteria Papan Pemantauan Khusus dan penyesuaian klasifikasi batasan auto rejection bawah (ARB). Perubahan aturan akan diuji coba bersama anggota bursa pada 22 dan 29 Agustus 2026, dengan target implementasi pada 7 September 2026.
"BEI menargetkan perubahan tersebut mulai diimplementasikan pada 7 September 2026,"
Kesimpulan dan prospek
Secara ringkas, IHSG berpotensi bergerak datar di kisaran 6.450-6.500 hari ini, terimbas aksi ambil keuntungan setelah lonjakan kemarin serta pengaruh berita global dan kebijakan bursa. Pelaku pasar akan terus memantau apakah indeks mampu menembus level 6.520 sebagai sinyal kelanjutan penguatan jangka menengah.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Sunjaya dan Pemkab Gunung Mas Mulai Implementasi Kemitraan USD 750 Juta
Sunjaya Asia Group dan Pemkab Gunung Mas memulai implementasi kemitraan strategis senilai USD 750 juta sejak...
MediaMIND 2026 Ajak Jurnalis Angkat Kisah Kedaulatan Mineral
MediaMIND 2026 mengundang jurnalis dan publik membuat karya data-driven tentang pengelolaan mineral untuk me...
Lalamove Long Distance: Komisi Hanya 5% untuk Pengiriman >50 km
Lalamove beri potongan komisi 5% untuk order Long Distance di atas 50 km, membuka peluang pendapatan lebih b...
Rupiah Menguat 0,52% ke Rp17.748 di Tengah Ketegangan AS-Iran
Rupiah ditutup menguat 0,52% ke Rp17.748 pada 20 Agustus 2026, terdorong ketegangan AS-Iran dan langkah kebi...
Komisi VII DPR: Kendaraan Listrik Kunci Dekarbonisasi Transportasi
Wakil Ketua Komisi VII DPR sebut kendaraan listrik solusi dekarbonisasi dan dorong kebijakan untuk kembangka...
Exabytes Luncurkan GROW AI untuk Dorong Adopsi AI di UMKM
Exabytes resmi meluncurkan GROW AI pada 13 Agustus 2026 untuk dorong adopsi AI oleh UMKM Indonesia dan targe...