Nasional

HUT ke-81: RRI Gelar Ramah Tamah untuk Pensiunan

Bagikan:
Ramah tamah pensiunan pegawai RRI di Auditorium Jusuf Ronodipuro saat HUT ke-81

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI menggelar ramah tamah bagi para pensiunan pegawai dalam rangka HUT ke-81. Kegiatan berlangsung di Auditorium Jusuf Ronodipuro, Rabu, 9 September 2026, dan dihadiri sekitar 150 peserta. Acara ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meninjau kondisi purna tugas RRI.

Agenda dan tujuan

Wakil Ketua Panitia Hari Radio LPP RRI 2026, Ade Irosadi, menyatakan kegiatan merupakan agenda tahunan yang digelar bertepatan dengan Hari Radio dan HUT RRI. Tujuannya untuk menjalin kembali hubungan antarpegawai dan mengingat momen saat mereka bertugas.

"Tujuan kegiatan ini secara normatif untuk silaturahmi, untuk mengetahui bagaimana kondisi keadaan para purna tugas dan sekaligus temu kangen. Untuk mengingat kembali masa-masa ketika para purna tugas berada di RRI,"

Ade menambahkan harapannya agar para purna tugas diberi kesehatan dan bisa sering bertemu, tidak hanya saat peringatan ulang tahun. Ia menilai kehadiran para pensiunan juga memberi masukan berharga bagi pegawai yang masih berdinas.

Suasana dan pesan pensiunan

Acara menjadi ajang temu kangen. Peserta saling berbagi cerita dan kenangan masa bertugas. Beberapa pensiunan memberi masukan kepada pegawai yang masih aktif, sehingga dialog antargenerasi tetap terjaga.

"Kegiatan ini bagus untuk bersilaturahmi jad kesan-kesan selama kami bekerja di RRI tidak terputus. Jadi rasanya management mengakomodir para pensiunan untuk bersilaturahmi,"

Muh Amin, yang pernah bertugas selama 32 tahun, menilai peringatan HUT penting untuk mengenang perjuangan para pendiri RRI. Ia juga berharap RRI tetap jaya dan mampu mengikuti perkembangan zaman, serta menjaga hubungan antara para pegawai angkasawan maupun angkasawati.

Implikasi dan harapan

Manajemen RRI memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat hubungan antargenerasi pegawai. Kehadiran para pensiunan dianggap penting karena memberi perspektif dan masukan historis yang berguna bagi proses pembelajaran organisasi.

Panitia menyatakan harapan agar pertemuan serupa tidak hanya terjadi pada hari ulang tahun, tetapi juga diadakan lebih rutin sebagai wadah silaturahmi dan transfer pengalaman. Dengan demikian, tradisi dan nilai-nilai institusi dapat terus dipertahankan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait